Seperti apa menteri yang dipilih Jokowi, profesional atau dari partai politik.
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia masa bakti 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna MPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019. Berbagai persiapan pun telah dilakukan MPR RI di bawah nakhoda Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo demi menyukseskan acara bersejarah tersebut.
Pendapat pelaku pasar yang disarikan dari berbagai media identik. Intinya dibutuhkan sosok menteri eksekutor di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang Amerika Serikat dan China hingga resesi beberapa negara seperti Jerman. Menyimak fakta sejarah, kabinet zaken pernah ada para era pemerintahan Presiden Sukarno. Kabinet yang dimaksud adalah Kabinet Natsir yang dibentuk 6 September 1950. Namun, kabinet itu berusia singkat karena 21 Maret 1951, Natsir mengembalikan mandat kepada Bung Karno.
Lalu, apakah itu sudah cukup? Tentu belum. Jokowi pun harus memastikan agar menteri yang ditunjuk nanti benar-benar bebas dari kepentingan pribadi dan kelompok.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PKB siapkan kader untuk posisi menteri kabinet Jokowi-AminPartai Kebangkitan Bangsa mulai menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk posisi menteri pada kabinet menjelang pelantikan Joko Widodo-KH Ma&39;ruf Amin ...
Baca lebih lajut »
Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Sandera Megawati soal KabinetPengamat UNJ, Ubedillah Badrun menilai pembentukan kabinet yang ranah perogratif Jokowi justru masih tersandera restu Megawati Soekarnoputri.
Baca lebih lajut »
Ma'ruf Amin: Kabinet Jokowi Masih DisempurnakanMa'ruf Amin meminta publik untuk bersabar menanti nama-nama menteri yang masuk dalam kabinet pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo.
Baca lebih lajut »
Meski Jokowi Rampung Susun Kabinet, Perubahan Masih Bisa TerjadiSekjen PPP Arsul Sani menyebut penyusunan kabinet merupakan hak prerogratif presiden.
Baca lebih lajut »
Non-koalisi berharap masuk kabinet JokowiBagi Prabowo, tak ada alasan untuk menjadi oposisi, sebab hubungan keduanya diklaim semakin mesra. Menurutnya, apa pun keputusan Jokowi nantinya, Gerindra akan selalu siap mendukung.
Baca lebih lajut »
PKB Siapkan Kader untuk Posisi Menteri Kabinet Jokowi-Ma'rufGus Yusuf menyatakan, PKB menjadi faktor penentu kemenangan Jokowi-Ma'ruf.
Baca lebih lajut »