Jika pembangunan desa dimaknai sebagai pencapaian penghidupan berkelanjutan warga desa, diperlukan langkah diferensiasi dalam pemanfaatan dana desa. Peningkatan efisiensinya juga harus menjadi agenda. AnalisisEkonomi AdadiKompas
Pengunjung menikmati pemandangan di Pantai Kesirat, Desa Girikarto, Panggang, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa . Jalan akses menuju pantai itu diperbaiki menggunakan Dana Desa pada tahun 2020 untuk meningkatkan daya tarik wisata tempat tersebut.
Pembangunan desa, menurut amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa , bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta menanggulangi masalah kemiskinan. Secara formal, tujuan pembangunan perdesaan dinyatakan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Desa yang berisi 18 tujuan dengan sejumlah target dan indikator. Oleh karena itu, pencapaian pembangunan di wilayah perdesaan dapat dinilai dari terpenuhinya target dari setiap tujuan SDGs Desa.
Dalam konteks pembangunan desa, SLA dimaknai sebagai proses menyusun penghidupan warga desa dari hasil mendayagunakan semua jenis dan jumlah modal yang mereka miliki. Chambers & Conway membagi modal menjadi lima macam, yakni sumber daya alam , modal fisik , sumber daya manusia, modal finansial, dan modal sosial.
Masyarakat miskin dan rentan biasanya tidak memiliki modal dengan jenis atau jumlah yang memadai. Bukan hanya tak memiliki, bahkan mungkin akses terhadap modal pun sulit. Penelitian SMERU menemukan beberapa alasan mengapa infrastruktur fisik masih menjadi prioritas penggunaan dana desa. Pertama, pemerintah dan warga desa menganggap bahwa hasil dana desa harus kasatmata. Pembangunan infrastruktur fisik memenuhi syarat ini.
Bukan hanya prioritas penggunaan dana desa yang perlu bervariasi. Mokoginta dkk juga menemukan, efisiensi penggunaan dana desa tahun 2018 dan 2019 masih rendah. Dengan menitikberatkan pada pencapaian tujuan penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kelaparan di desa, penelitian itu menyimpulkan, rata-rata tingkat efisiensi penggunaannya hanya 25 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Zulhas Ajak Tingkatkan Ekspor Produk RI: Kata Kuncinya Kerja SamaKemendag berkomitmen mendorong peningkatan ekspor produk-produk Indonesia, termasuk produk usaha kecil dan menengah (UKM).
Baca lebih lajut »
Kaesang Maju Pilwakot Depok, Gerindra: Kami Dukung Jika jika Diinginkan WargaPartai Gerindra mengaku siap mendukung Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo untuk maju sebagai calon wali kota dalam Pilwakot Depok 2024.
Baca lebih lajut »
KemenPAN-RB Terus Dorong Efisiensi Anggaran : Setiap Rupiah Kita Kawal Penggunaannya'Kami mendorong penggunaan anggaran agar betul-betul menghasilkan sesuatu yang dirasakan masyarakat. Sehingga setiap rupiah kita kawal penggunaannya agar kinerja ditetapkan dengan baik,'
Baca lebih lajut »
Menko Airlangga Dorong Peningkatan Produktivitas dan Continue Learning dalam Menghadapi Tantangan KetenagakerjaanKondisi endemi pascapandemi Covid-19 telah mempercepat perkembangan dan implementasi digitalisasi di segala bidang, termasuk di sektor ketenagakerjaan. Kondisi...
Baca lebih lajut »
Singgung soal Peningkatan PDB per Kapita, Eks Mendag Lutfi: Jangan Jual Suara ke Loket yang SalahAda tiga fokus isu yang menjadi tantangan generasi Z saat ini, yakni tingginya biaya hidup, terbatasnya akses penunjang karier, dan permasalahan tentang kesenjangan. Sindonews news .
Baca lebih lajut »
Dorong Peningkatan Infrastruktur JalanAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng dari Fraksi Partai Gerindra Kuwu Senilawati mengungkapkan, masyarakat Desa Tumbang Langgah, Kecamatan Rungan Barat, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), mengusulkan peningkatan jalan desa yang mengalami kerusakan.
Baca lebih lajut »