Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyesalkan terjadinya kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Kepala Daerah, di mana ...
Foto Dok - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa .
Jakarta - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyesalkan terjadinya kasus operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Kepala Daerah, di mana yang terkini adalah tertangkapnya Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin pada Rabu. "119 kepala daerah, itu belum termasuk Kepala Dinas dan teman anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah," ucap Tjahjo.
Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua KPK, Agus Rahardjo saat menjadi pembicara dalam rapat dengan sejumlah pejabat strategis tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/ kota, inspektorat daerah, dan biro keuangan daerah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mendagri: Kok Terus Ada OTT Kepala DaerahMendagri telah berulang kali mengingatkan kepala darah agar jauhi area rawan korupsi
Baca lebih lajut »
KPK Sebut Tak Tebang Pilih OTT Kepala Daerah: Kalau Bisa Semua Kita Ambil'Andai semua masyarakat 240 kepala daerah dan kita bisa buktikan, semuanya kita ambil. Jadi bukan masalah tebang pilih,' kata Basaria Pandjaitan.
Baca lebih lajut »
Bupati Indramayu Supendi Kena OTT KPK, Mendagri: Kok Ya TerusMendagri: 'Ya selalu saya mengatakan ini yang terakhir, yang terakhir tapi kok ya terus.'
Baca lebih lajut »
Forum Staf Ahli Kepala Daerah Diharapkan Dapat Bersinergi dengan DPD RIKehadiran Forum Staf Ahli Kepala Daerah Seluruh Indonesia diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara DPD RI dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia. DPDRI
Baca lebih lajut »
Partai NasDem ingatkan kepala daerah berpihak pada rakyatKetua DPP Partai NasDem bidang Otonomi Daerah Syahrul Yasin Limpo mengingatkan kepada kepala daerah, khususnya yang didukung oleh partai besutan Surya Paloh ...
Baca lebih lajut »