Meski cenderung rawan, tren kenaikan harga tidak akan terlalu tajam.
REPUBLIKA.CO.ID, BATU -- Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita memprediksi ketersediaan pangan di akhir tahun akan mengalami sedikit kerawanan. Hal ini diungkapkan berdasarkan pengalaman-pengalaman yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga Meski rawan, Enggartiasto menilai, tren kenaikan harga kebutuhan pokok tidak akan terlalu tajam. Namun, ia mengingatkan biasanya momen ini sering dimanfaatkan oleh beberapa kelompok lain. Mereka biasanya akan menahan pasokan untuk mendapat kesempatan keuntungan lebih tinggi. Enggartiasto juga meminta daerah untuk terbuka mengenai ketersediaan bahan pokoknya. Daerah harus benar-benar menginformasikan kondisi surplus atau tidaknya pasokan yang dimiliki. Dengan demikian, antar dinas di daerah dapat berkoordinasi lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Musim Tanam Mundur, Mendag Minta Pasokan Pangan Jangan TerlambatEnggar menambahkan, sesuai perintah Presiden Joko Widodo, maka semua pihak harus mengacu pada data tunggal dari Biro Pusat Statistik (BPS).
Baca lebih lajut »
Mendag minta Bulog segera operasi pasar beras, agar harga turunMenteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meminta Perum Bulog untuk melakukan operasi pasar beras kualitas medium di berbagai wilayah Indonesia, untuk ...
Baca lebih lajut »
Mendag Khawatir Perang Dagang AS-Uni Eropa Berdampak ke RIMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita khawatir perang dagang antara AS dengan Uni Eropa bisa mengganggu ekspor dan ekonomi Indonesia.
Baca lebih lajut »
Mendag Minta Bulog Optimalkan Operasi PasarMendag optimistis Bulog mampu melakukan itu lantaran stok di gudang perusahaan umum milik negara tersebut mencukupi.
Baca lebih lajut »
Mendag Angkat Bicara soal Wacana Penggabungan Kemendag dan KemluMenteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan perubahan nomenklatur Kemendag merupakan hak prerogatif Presiden.
Baca lebih lajut »
Anak Buah Mendag Enggar Diperiksa KPK soal Impor Bawang PutihKPK menyayangkan sikap Sekjen Kemendag dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang kerap mangkir dari pemeriksaan kasus izin impor bawang putih.
Baca lebih lajut »