Brasil melaju ke final sepakbola putra Olimpiade Tokyo 2020 setelah menaklukkan Meksiko melalui adu penalti, Selasa (3/7/2021).
Pemenang pertandingan semifinal ini harus ditentukan lewat adu penalti setelah bermain 90 menit dan babak tambahan skor tetap imbang 0-0.
Dalam adu penalti, dua penendang pertama Meksiko yakni Eduardo Aguirre dan Johan Vasquez gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo. Hanya penendang ketiga Carlos Rodriguez yang mampu mencetak gol. Sementara di kubu Brasil, empat penendang awal mereka Dani Alves, Gabriel Martinelli, Bruno Guimaraes, serta Reiner semuanya sukses menjebol gawang Meksiko yang dijaga Guillermo Ochoa. Brasil pun tak memerlukan penendang kelima untuk memastikan kemenangan. Setelah Reiner berhasil memperdaya Ochoa, Tim Samba pun berpesta merayakan lolosnya mereka ke final.
Di partai final, Brasil akan pemenang semifinal lainnya yakni antara tuan rumah Jepang melawan Spanyol. Brasil adalah juara bertahan cabang sepakbola pria Olimpiade. Lima tahun lalu di kandang sendiri, mereka berhasil menyabet medali emas setelah di final menaklukkan Jerman lewat adu penalti.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jadwal dan Prediksi Meksiko vs Brasil di Semifinal Olimpiade TokyoPertandingan Meksiko vs Brasil di semofinal Olimpiade Tokyo ini akan berlangsung di Stadion Ibaraki Kashima.
Baca lebih lajut »
Semifinal Olimpiade Tokyo Meksiko Vs Brasil 0-0, Lanjut ke Babak TambahanLaga Meksiko vs Brasil berakhir imbang selama 90 menit sehingga harus dilanjutkan dengan babak tambahan.
Baca lebih lajut »
VIDEO: Harga Koin Kopi Mengilap Gara-gara Cuaca Dingin BrasilKoin kopi mencatatkan apresiasi lebih dari 35 persen dalam negosiasi bulan pertama. Hal itu disebabkan cuaca dingin di Brasil dan permintaan investor.
Baca lebih lajut »
Mati-matian Tunawisma Brasil di Tengah Pandemi dan Cuaca DinginCuaca dingin menjadi masalah besar bagi para tunawisma Brasil saat pandemi COVID-19. Mereka kini harus berjuang tetap menghangatkan diri di cuaca dingin ekstrem
Baca lebih lajut »