Mempertaruhkan Mahkamah

Indonesia Berita Berita

Mempertaruhkan Mahkamah
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 70%

Tugas berat bagi MK adalah bagaimana mengembalikan kepercayaan publik ketika di dalam MK terdapat orang-orang yang pernah melanggar integritas dan kemandiriannya diragukan. TajukRencana AdadiKompas

Guntur Hamzah saat disahkan menjadi hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, 29 Agustus 2022.dan Wakil Ketua MK serta putusan Majelis Kehormatan MK bisa memulihkan marwah lembaga itu.

Harapan publik itu wajar. Marwah Mahkamah Konstitusi memang sedang tercoreng. Skandal demi skandal terjadi di lembaga yang dihuni para ”negarawan yang menguasai konstitusi”. Lembaga yang dibentuk melalui Perubahan Undang-Undang Dasar 1945 itu pernah begitu digdaya pada awal reformasi. Over politisasi di MK serta integritas hakim MK membuat lembaga ini seakan tak berdaya melawan tekanan politik dan kepentingan pribadi penghuninya., Sekretaris Jenderal MK, sebagai hakim konstitusi.

Majelis Kehormatan MK menyatakan perubahan frasa putusan itu dilakukan oleh Hakim Konstitusi Guntur Hamzah. Majelis Kehormatan MK menyatakan Guntur telah melanggar prinsip integritas. Namun, karena Guntur telah mengakui perbuatannya, Majelis Kehormatan MK menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis.Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2023-2028 Anwar Usman dan Wakil Ketua MK Saldi Isra berfoto bersama seusai pelantikan di Gedung MK, Jakarta, Senin .

Tugas berat bagi MK adalah bagaimana mengembalikan kepercayaan publik, ketika di dalam MK terdapat orang-orang yang pernah melanggar integritas dan kemandiriannya diragukan. Pekerjaan menjadi lebih berat. Sembilan hakim konstitusi yang dikonstruksikan UUD sebagai ”negarawan yang menguasai konstitusi” dan putusannya disebut ahli sosiologi hukum Satjipto Rahadjo sebagai ”ludah api”.

Susah membayangkan jika negarawan yang menguasai konstitusi dipertahankan kendati telah melanggar integritas. Semoga saja ada jiwa-jiwa besar dan negarawan sejati yang bersedia mengurangi beban Mahkamah Konstitusi…

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Benahi Internal Kemenkeu Tugas Berat, Usulan Copot Sri Mulyani Dinilai Tak TepatBenahi Internal Kemenkeu Tugas Berat, Usulan Copot Sri Mulyani Dinilai Tak TepatMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ini tengah berupaya membersihkan internal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari tangan-tangan kotor para oknum pegawainya.
Baca lebih lajut »

Bersih-bersih Kementerian Keuangan Tugas Berat, Usulan Copot Sri Mulyani Dinilai Tak Tepat - Tribunnews.comBersih-bersih Kementerian Keuangan Tugas Berat, Usulan Copot Sri Mulyani Dinilai Tak Tepat - Tribunnews.comWakil Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta, Ferdio Simanjuntak, mendukung langkah Menteri Keuangan Sri Mulyani
Baca lebih lajut »

Profil Saldi Isra Wakil Ketua MK, Perjalanan Anak Solok ke Gedung Mahkamah KonstitusiProfil Saldi Isra Wakil Ketua MK, Perjalanan Anak Solok ke Gedung Mahkamah KonstitusiPakar hukum tata negara dan pendiri Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Unand jadi Wakil Ketua MK. Ini profil Saldi Isra.
Baca lebih lajut »

Kasus Suap Mahkamah Agung, KPK Yakin Hasbi Hasan TerlibatKasus Suap Mahkamah Agung, KPK Yakin Hasbi Hasan TerlibatMengacu pada fakta persidangan, KPK yakin keterlibatan Hasan Hasbi kental dalam kasus dugaan suap penanganan perkara.
Baca lebih lajut »

Dirjen Bina Adwil Kemendagri: Herman Deru Sukses Jalankan Tugas yang Diberikan PusatDirjen Bina Adwil Kemendagri: Herman Deru Sukses Jalankan Tugas yang Diberikan PusatDirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal menilai Gubernur Sumsel Herman Deru sukses menjalankan tugas yang diberikan pemerintah pusat
Baca lebih lajut »

Berawal dari Tugas Kuliah, Bisnis Fesyen Ini Terus Warnai Tren Busana Muslim IndonesiaBerawal dari Tugas Kuliah, Bisnis Fesyen Ini Terus Warnai Tren Busana Muslim Indonesia'Saat itu saya mencari ide bisnis untuk mata kuliah kewirausahaan. Sekalian, tak hanya untuk tugas saja tapi sekaligus menambah uang jajan,' kata Resya dalam keterangannya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 11:32:57