Mbah Moen meninggal saat menunaikan ibadah haji di Mekah, pada Selasa, 6 Agustus 2019 dan dimakamkan di Ma'la pada hari yang sama.
TEMPO.CO, Jakarta - Pemakamam Ma'la, Mekah, tempat ulama kharismatik Nahdlatul Ulama, Maimoen Zubair alias Mbah Moen dimakamkan punya sejarah panjang bagi umat Islam. Kuburan bernama lengkap Maqbarah Jannatul Ma'la itu, sudah ada sejak zaman Arab jahiliah, sebelum Nabi Muhammad diutus mensyiarkan agama Islam di semenanjung Arab.Ma'la dalam bahasa Arab memiliki arti tanah yang lebih tinggi.
Syekh Nawawi bin Umar al-Bantani 2. Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi 3. Syekh Mahfudz al-Tarmasi 4. Syekh Abdul Hamid al-Qudsi 5. Syekh Ahmad Nahrawi al-Banyumasi .6. Syekh Sayyid Muhsin bin Ali al-Musawa 7. Syekh Abdul Muhaimin bin Abdul Aziz al-Lasemi 8. Syekh Ali bin Abdullah al-Banjari 9. Syekh Muhammad Yasin bin Isa al-Padani 10. Syekh Abdul Qadir al-Mandaili 11. KH. Abdul Karim bin KH. M. Hasyim Asy'ari 12. Syekh Abdullah Durdum al-Padani 13. Syekh Abdul Fattah Rawa 14. KH.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menag: Mbah Moen Milik UmatMenag Lukman Hakim Saifuddin menegaskan ketokohan Mbah Moen adalah miliki semua
Baca lebih lajut »
Taj Yasin: Mbah Moen Selalu Minta Didoakan Husnul KhotimahSebelum berangkat ke tanah suci, Mbah Moen selalu minta didoakan husnul khotimah kepada siapa pun yang ditemuinya saat berada di Jakarta.
Baca lebih lajut »
Keluarga Mbah Moen Ingin Kisruh Doa Jangan Diperpanjang'Ini kehilangan kita semua, tokoh kita semua, sang pemersatu umat.'
Baca lebih lajut »
Taj Yasin Minta Polemik Doa Pemakaman Mbah Moen DihentikanTaj Yasin Maimoen, mewakili keluarga besarnya menyatakan keinginannya agar kisruh siapapun yang memimpin doa saat pemakaman sang ayah jangan lagi diperpanjang.
Baca lebih lajut »