ANAK-anak warga Dusun Hurabegor, Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, setiap hari harus berjalan kaki 3 km untuk bisa mendapatkan air bersih agar bisa mandi.
HIDUP dengan berkelimpahan air bersih patut disyukuri bagi anak-anak di Indonesia. Namun tidak bagi anak-anak warga Dusun Hurabegor, Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Sebab, setiap harinya mereka harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer untuk bisa mendapatkan air bersih agar mereka bisa mandi untuk ke sekolah.
Para anak-anak ditemani orang dewasa beramai-ramai berjalan kaki sambil membawa jerigen menuju ke salah satu mata air yang ada di wilayah Wairbura. Mereka harus menyusuri jalan setapak berbatu dengan menempuh perjalanan sekitar 3 kilometer agar bisa sampai disumber mata air. Padahal, saat ini sudah musim penghujan namun dusun mereka masih kesulitan air dikarenakan dusun mereka tak memiliki sumber mata air.
Usai istirahat sejenak, merekapun langsung memasuki kedalam kali dengan membawa jerigen yang ukuran 5 liter. Sementara orang tua mereka dengan membawa jerigen 30 liter dan langsung mencelupkan jerigen tersebut kedalam sumber mata air. Air ini yang digunakan untuk keperluanMaria Nona salah satu orang tua siswa, menuturkan di dusun yang mereka tempati tidak memiliki sumber mata air. Lantaran itu, setiap hari dia dan anaknya harus berjalan kaki untuk mengambil air di Dusun Waribura.
"Kalau datang ke mata air. Kami berjalan kaki sekitar 3 kilometer. Sesudah isi air terisi semua dijerigen kami pikul lagi ke jalan besar. Disitu, kami menyetop mobil kijang. Kami minta tolong. Bersyukur kalau ada sopir yang baik hati. Kalau tidak, kami harus berjalan kaki kembali ke rumah dengan pikur air," ujar dia
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemberian Wali, Asale Penamaan Dusun Sumberalit di Pracimantoro WonogiriDusun Sumberalit, Desa Sedayu, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, memiliki sejarah panjang.
Baca lebih lajut »
Digerebek Menginap di Rumah Perempuan, Kepala Dusun di Trenggalek Didenda 50 Sak Semen dan PasirSP (39) kepala dusun di Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek didenda 50 sak semen dan pasir usai digerebek warga.
Baca lebih lajut »
Dusun Semilir Semarang Kini Punya Wahana Bermain SaljuDusun Salju di Kabupaten Semarang menawarkan sensasi bermain salju untuk semua usia dan kalangan. Mau coba?
Baca lebih lajut »
Bikin Kaget, Warga Negara China Ketahuan Mau Demo G20 di BaliKedua orang itu diamankan di Jakarta oleh petugas Imigrasi.
Baca lebih lajut »
4 Orang Satu Keluarga Tewas, Adrianus Meliala: Mungkin Tak Tahu, atau Tak Mau Minta TolongAdrianus Meliala sebut berbagai kemungkinan tewasnya satu keluarga di Kalideres, dan persoalan menutup diri dengan lingkungan sekitar.
Baca lebih lajut »