Mau Digunakan Luas Tanpa Uji Klinis Lengkap, Vaksin COVID-19 Rusia Dinilai Tak Lazim

Indonesia Berita Berita

Mau Digunakan Luas Tanpa Uji Klinis Lengkap, Vaksin COVID-19 Rusia Dinilai Tak Lazim
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 37 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 83%

Tidak lazim suatu vaksin apalagi vaksin COVID-19 yang baru diuji fase satu diberikan ke masyarakat luas meski untuk negaranya sendiri.

Liputan6.com, Jakarta - Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyatakan bahwa mereka telah secara resmi memiliki vaksin COVID-19. Namun, kehadiran vaksin 'Gam-COVID-Vac' atau lebih dikenal dengan Sputnik V ini mengundang kontroversi.

"Secara umum, suatu vaksin tidak lazim digunakan luas sebelum melewati tiga fase tadi," kata Dirga, yang juga seorang vaksinolog, saat dihubungi oleh Health Liputan6.com pada Rabu .Ia mencontohkan, kandidat vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan Tiongkok Sinovac saja baru diuji klinis fase tiga beberapa waktu lalu di mana salah satu negara yang terlibat sebagai lokasi pengujian adalah Indonesia.

2 dari 3 halamanMasyarakat Harus Berhati-hati MenyikapinyaIa menjelaskan, laporan yang baru terdaftar di kepustakaan pun hanya uji klinis fase satu atau baru dicoba ke puluhan orang. Untuk itu, Dirga mengatakan bahwa masyarakat pun harus berhati-hati dalam menyikapi informasi soal vaksin buatan Rusia ini.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Cerita Penyintas Covid-19: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19, Kita Juga Ingin SembuhCerita Penyintas Covid-19: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19, Kita Juga Ingin SembuhCovid-19 memang bisa menginfeksi siapa saja, tanpa memandang status dan jabatan seseorang, atau kesiapan mental seseorang untuk menghadapinya.
Baca lebih lajut »

Lawan Covid-19, Pekerja Pertamina Jadi Covid Ranger |Republika OnlineLawan Covid-19, Pekerja Pertamina Jadi Covid Ranger |Republika OnlinePekerja Pertamina menerapkan protokol kesehatan covid-19 setiap saat.
Baca lebih lajut »

19 Pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan Positif COVID-1919 Pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan Positif COVID-19Hasil tes swab 20 pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan pasca satu orang meninggal, 19 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka tidak memiliki gejala sakit. VirusCorona Pasuruan
Baca lebih lajut »

19 Relawan Mulai Disuntik Uji Klinis Vaksin Covid-19 |Republika Online19 Relawan Mulai Disuntik Uji Klinis Vaksin Covid-19 |Republika OnlineDari 19 orang itu, ada diberikan vaksin dan ada yang plasebo
Baca lebih lajut »

19 Relawan Tes Vaksinasi Covid-19 Perdana di Depan Jokowi19 Relawan Tes Vaksinasi Covid-19 Perdana di Depan JokowiSebanyak 19 relawan menjalani uji coba perdana vaksin Covid19 tahap III pada Selasa (11/8) ini. Untuk diketahui, vaksin yang digunakan adalah vaksin produksi Sinovac dari China. Berikut fakta-fakta vaksin Sinovac selengkapnya: CNNIndonesia
Baca lebih lajut »

Alasan Driver Ojol Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19: Saya Tak Mau Pulang Bawa VirusAlasan Driver Ojol Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19: Saya Tak Mau Pulang Bawa VirusDia mengaku mengikuti suntik vaksin untuk kebaikan diri sendiri serta istri dan anaknya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-07 01:37:18