Masyarakat Bayar Pajak meski Pejabat Pamer Harta, Faisal Basri: Rakyat Indonesia Pemaaf TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance Faisal Basri mengatakan bahwa perilaku pamer harta para pejabat Direktorat Jenderal Pajak bisa memicu civil disobedience atau pembangkangan sipil berupa mogok pembayaran pajak. Tapi, kata Faisal Basri, pembangkangan sipil tersebut kecil kemungkinan muncul di Indonesia sebab rakyat Indonesia pemaaf.“Itu kita jauh dari sana .
“Sekalipun mereka tidak ikhlas , sekalipun mereka bertekad untuk menghindari dari bayar pajak, tapi mereka tidak akan bisa untuk tidak membayar,” tutur dia.Faisal pun memberikan contoh, eksportir akan dikenakan pajak secara otomatis melalui bea keluar. Jika tidak, maka barang tidak bisa diekspor. Contoh lainnya, setiap orang yang membeli air minum dalam kemasan, buku, tiket pesawat, tiket kereta api, dan barang apapun akan secara otomatis membayar pajak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Faisal Basri: Orang RI Ngeluh & Marah Tapi Tetap Bayar PajakPajak menjadi pembahasan hangat bagi masyarakat dalam beberapa waktu terakhir, pasca mencuatnya temuan harta Rafael Alun Trisambodo (RAT).
Baca lebih lajut »
7 dari 10 Masyarakat Indonesia Tak Berniat Kurangi Makan Daging Saat Puasa Ramadhan 2023Perilaku makan berkelanjutan (sustainable eating intention index) jelang puasa tahun ini cenderung rendah. Masyarakat Indonesia berniat tetap ingin mengonsumsi makanan dari daging, serta diolah dengan minyak olahan.
Baca lebih lajut »
Terungkap Alasan Masyarakat Indonesia Berobat ke Luar Negeri, Menkes Budi: Antrean di Sini Panjang dan LamaBudi Gunadi Sadikin menyebut faktor banyak orang Indonesia berobat ke luar negeri akibat antrean pasien yang panjang
Baca lebih lajut »
Lebih dari 50 Persen Masyarakat Indonesia Konsumsi Garam BerlebihanSebanyak 53,5 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi garam melebihi batas yang dianjurkan, yakni kurang dari 2.000 miligram per hari. Konsumsi garam yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi, jantung, dan, stroke. Kesehatan AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Ketua Komisi IX DPR RI : JKN Wajib Bagi Masyarakat IndonesiaBagi masyarakat yang tidak mampu, maka kepesertaannya JKN-nya dapat didaftarkan oleh pemerintah menjadi peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI)
Baca lebih lajut »
Penyakit Masyarakat yang Kerap 'Kambuh' Sepanjang Ramadhan |Republika OnlinePolisi mengajak masyarakat menghindari penyakit masyarakat demi kenyamanan Ramadhan.
Baca lebih lajut »