Massa di Wamena Mengamuk karena Tak Terima Keluarganya Tewas Dianiaya, 2 Warga dan 3 Polisi Terluka

Indonesia Berita Berita

Massa di Wamena Mengamuk karena Tak Terima Keluarganya Tewas Dianiaya, 2 Warga dan 3 Polisi Terluka
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 16 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 10%
  • Publisher: 68%

Massaa merusak rumah serta membakar honai dapur yang merembet ke dua rumah kos-kosan dan empat unit kios.

Korban penganiayaan bernama Yanus Kalolik, sempat dirawat di RSUD Wamena karena mengalami luka pukulan benda tumpul di bagian muka dan tusukan di dada.

"Sempat terjadi bentrok antar dua kelompok massa, kemudian anggota kami mencoba melerai tetapi justru juga ikut menjadi korban," kata Kamal. "Diduga salah satu korban bernama Hisay Elopere yang mengalami luka panah di bagian punggung, adalah salah satu pelaku penganiayaan," kata dia.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Mayat di Sungai Ciwulan Adalah ODGJ, Borgolnya Milik Yayasan |Republika OnlineMayat di Sungai Ciwulan Adalah ODGJ, Borgolnya Milik Yayasan |Republika OnlineKorban disebut suka mengamuk dan banyak merusak fasilitas milik yayasan.
Baca lebih lajut »

Bupati Solok Ngamuk di Kantor Aqua, Manajemen Danone Indonesia: Kita Fokus ke Persoalan Tenaga KerjaBupati Solok Ngamuk di Kantor Aqua, Manajemen Danone Indonesia: Kita Fokus ke Persoalan Tenaga KerjaBupati Solok, Sumatera Barat, Epyardi Asda mengamuk saat mendatangi kantor Aqua Danone di Solok.
Baca lebih lajut »

Polisi-Massa di USTJ Jayapura Bentrok Saat Bendera Bintang Kejora DiturunkanPolisi-Massa di USTJ Jayapura Bentrok Saat Bendera Bintang Kejora DiturunkanSuasana sempat memanas saat polisi mengamankan oknum pengibar bendera bintang kejora di kampus USTJ, Kota Jayapura, Papua. Via: detik_sulsel
Baca lebih lajut »

Pemprov Bali Sebut Kegiatan Agama Tetap Berjalan Selama KTT G20 |Republika OnlinePemprov Bali Sebut Kegiatan Agama Tetap Berjalan Selama KTT G20 |Republika OnlinePemprov Bali hanya membatasi pelibatan massa dalam kegiatan keagamaan saat G20
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 00:26:51