Pukul 14.20 WIB, massa tampak mengenakan seragam sekolah SMP, SMA, jeket almamater Universitas Ibnu Chaldun, BSI, hingga Universitas Terbuka.
pukul 14.20 WIB, massa tampak mengenakan seragam sekolah SMP, SMA, jeket almamater Universitas Ibnu Chaldun, BSI, Universitas Terbuka, dan ada pula yang mengenakan pakaian bebas.
Mereka berada di belakang dua kawat pembatas yang membentang sepanjang 10 meter. Di hadapan massa juga tampak polisi berseragam lengkap membuat brikade.Sebagian dari peserta unjuk rasa ini ada yang duduk di tembok tol, mereka berjejer sambil menyampaikan orasinya. Mereka berusaha melakukan aksi di depan Gedung DPR RI.“Ayo pak ini hak kami, ini tempat demokrasi. Kami akan menyampaikan aspirasi kami di depan Gedung DPR,” ujar mereka.
Pasal-pasal kontroversial tersebut di antaranya delik penghinaan terhadap presiden/wakil presiden , delik penghinaan terhadap lembaga negara , serta delik penghinaan terhadap pemerintah yang sah .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengamat sebut aksi massa jangan dikristalisasi tolak UU KPKPengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis mengingatkan kepada semua pihak, termasuk Presiden Joko Widodo agar berhenti mengkristalisasi aksi massa ...
Baca lebih lajut »
Polisi di Bekasi Lakukan Penyekatan Cegah Massa yang Akan Demo di DPRPolisi di Bekasi melakukan penyekatan di wilayah-wilayah perbatasan pagi ini. Hal ini dilakukan untuk mencegah massa yang akan ikut berunjuk rasa di depan gedung DPR. DemoDPR DemoMahasiswa
Baca lebih lajut »
Margarito: Presiden Jokowi Jangan Melihat Jumlah Massa Demo MahasiswaPakar HTN Margarito Kamis mengatakan, Presiden Jokowi jangan melihat jumlah orang yang melakukan aksi demo mahasiswa di jalanan sebagai dasar tindakan. PresidenJokowi
Baca lebih lajut »