'Tahun lalu kami temukan, (penerima) itu fiktif. Nah, itu sebabnya (distribusi daging) pakai yayasan,' kata Asep.
Hal itu dilakukan untuk menghindari penerima daging fiktif.
Yayasan atau lembaga dhuafa yang ingin mendapatkan daging juga akan melewati proses verifikasi pengajuan proposal, baik administrasi dan juga fisik. "Nah, itu sebabnya kami ada tim audit. Jadi setiap melaksanakan, kami periksa dan cek," sambung Asep. "Pertimbangannya supaya masyarakat itu antusias menikmati hewan kurban dulu dari tempat masing-masing," kata Asep.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Masjid Istiqlal: Tahun Lalu Ada Penerima Daging Kurban FiktifKepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal Laksamana TNI (Purn) Asep Saepudin mengungkapkan ada peristiwa fiktif saat membagikan daging kurban secara personal.
Baca lebih lajut »
Resesi AS Berpotensi Terjadi Tahun Ini, Eropa Menyusul Tahun DepanAS dan Eropa diprediksi jatuh ke jurang resesi ekonomi.
Baca lebih lajut »
Perpanjang Kontrak, Adrien Rabbiot Lanjutkan Kisahnya di JuventusAdrien Rabiot secara resmi memperpanjang kontraknya dengan Juventus selama satu tahun tambahan hingga tahun 2024.
Baca lebih lajut »
Media Korea Bahas Head to Head Asnawi Mangkualam vs Nguyen Van Toan, Hasilnya Bikin Melongok, Siapa Menang?Asnawi Mangkualam bermain untuk Ansan Greeners di K League 2 dari tahun 2021 hingga tahun lalu.
Baca lebih lajut »
Kualitas Demokrasi Jabar Dihadapkan pada Sejumlah TantanganMeski dihadapkan berbagai macam tantangan, tingkat demokrasi di Jawa Barat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Baca lebih lajut »
Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Hari Sabtu Mendatang, Ini AlasannyaKepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Laksamana TNI (Purn) Asep Saepudin ungkap alasan penyembelihan hewan kurban sabtu mendatang
Baca lebih lajut »