Masih jadi Nomor Satu, Harta Kekayaan Bos Tesla Tembus US$220 Miliar
Bisnis.com, JAKARTA – Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX tercatat masih menduduki puncak daftar orang terkaya dengan kekayaan yang mencapai US$220 miliar.
Elon Musk mendirikan SpaceX pada 2002 yang bernilai US$125 miliar setelah putaran pendanaan pada Mei 2022. Adapun, The Boring Company, perusahaan terowongan milik Elon Musk yang terkumpul US$675 juta pada April 2022 dengan valuasi mencapai US$5,7 miliar. Dikutip dari The New York Post, Elon Musk berencana untuk mengajukan gugatan balik terhadap Twitter dalam beberapa hari mendatang untuk membatalkan perjanjian senilai US$44 miliar untuk membeli raksasa jejaring sosial tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Banyak Pegawai Tesla Menangis Kena PHK Elon MuskKena PHK jelas bukan sesuatu yang menyenangkan. Bahkan karyawan raksasa mobil listrik Tesla yang dinakhodai oleh Elon Musk ada yang sampai menangis.
Baca lebih lajut »
Elon Musk bisa Turunkan Harga Jual Mobil Tesla, Ini SyaratnyaChief Executive Officer (CEO) Tesla Inc Elon Musk mengatakan bahwa pihaknya dapat menurunkan harga untuk mobil listrik jika inflasi mereda.
Baca lebih lajut »
Vodafone Jual Menara Telekomunikasi US$1,1 Miliar di Selandia Baru | Ekonomi - Bisnis.comAset menara Vodafone akan diakuisisi oleh InfraRed Capital Partners dan Northleaf Capital Partners.
Baca lebih lajut »
Keyakinan Bisnis Inggris Turun ke Level Terendah, Tapi Masih yang Terbaik di Eropa | Ekonomi - Bisnis.comAccenture dan S&P Global mencatat neraca bersih yang mengukur seberapa jauh perusahaan Inggris percaya bahwa aktivitas akan meningkat turun menjadi 28 persen pada Juni dari 56 persen pada Februari.
Baca lebih lajut »
Tarik Dana Asing, Bos PLN: Investasi Hijau di Indonesia Prospektif | Ekonomi - Bisnis.comPT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menjamin iklim investasi hijau di Indonesia menguntungkan untuk investor global.
Baca lebih lajut »
Bos IMF Beri Pesan Indonesia Harus Subsidi Rakyat Miskin, Jangan ke Orang Kaya | Ekonomi - Bisnis.comDirektur Pelaksana IMF menyampaikan sangat penting bagi kebijakan fiskal Indonesia untuk tetap fokus memberikan bantuan dengan sasaran yang tepat, bukan dengan memberikan subsidi kepada semua orang termasuk yang kaya.
Baca lebih lajut »