Tesla mengatakan bahwa pihaknya memegang US$ 1,99 miliar atau setara dengan Rp 28,55 triliun
kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat yang terbit Senin lalu, seperti dikutip dariPerusahaan membeli total US$ 1,5 miliar dalam bentuk Bitcoin pada tahun 2021. Aset kripto tersebut mengakhiri tahun 2021 lalu dengan kenaikan hampir 60%, dan diperdagangkan di atas US$ 46.000 per koin pada 31 Desember.
Dalam pengajuannya, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk tersebut tidak memperhitungkan Bitcoin sebagai asetOleh karena itu, penurunan nilai Bitcoin seharusnya tidak mempengaruhi pendapatan selama Tesla belum melepaskan kepemilikannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Erick Thohir: Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp 1.736 Triliun di 2025Menteri BUMN Erick Thohir menyebut era disrupsi digital saat ini memberikan tantangan juga peluang.
Baca lebih lajut »
Keluarkan Rp 16,4 Triliun, Man United Cetak Rekor Kerugian Terbesar dalam Transfer PemainMan United alami rekor kerugian terbesar dalam transfer pemain sepanjang satu dekade terakhir karena mencapai 1 miliar euro (sekitar Rp 16,458 triliun
Baca lebih lajut »
Tarif Sewa Kios Pasar Lama Tangerang Bakal Dipatok Rp 250 Per MingguPengelola Pasar Lama, Kota Tangerang akan menetapkan tarif Rp 250 ribu per minggu usai penataan ulang. Tarif itu bisa dievaluasi jika para pedagang keberatan.
Baca lebih lajut »
Daftar 42 Bank yang Berlakukan Biaya Transfer Antarbank Rp 2.500Biaya transfer antarbank kini semakin rendah. Jika sebelumnya biaya pengiriman uang ke rekening bank yang berbeda umumnya dikenakan biaya Rp 6.500, kini mulai dikenakan hanya Rp 2.500 - Money
Baca lebih lajut »
NFT Video Kecelakaan Mobil Reli Bamsoet-Sean Gelael Dijual Rp 200 JutaanNFT video kecelakaan mobil reli Bamsoet dan Sean Gelael itu rencananya akan dijual di OpenSea dengan harga setara Rp 200 jutaan.
Baca lebih lajut »