Modus kerabat merebut tanah warisan di India: Dikabarkan meninggal. Inilah cerita salah seorang korban. 'Mereka menatap saya seperti sedang melihat hantu dan berkata, 'Kamu sudah mati! Ritual berkabung untukmu sudah dilakukan!
Yadav langsung berangkat dari Kolkata, tempat tinggalnya sekarang, ke desa kelahirannya di distrik Azamgarh, negara bagian Uttar Pradesh. Ketika ia tiba di sana, orang-orang kaget melihatnya.
"Dia bilang, 'Saya tidak pernah melihat orang ini seumur hidup saya. Paman saya sudah meninggal.' Saya sangat syok," kata Yadav. "Saya bilang, 'Tapi saya di sini, masih hidup, berdiri di depan kamu, bagaimana bisa kamu tidak mengenali saya?'" Ia kemudian pergi ke kantor pemerintah lokal di desanya, Khalilabad, juga di distrik Azamgarh, berharap untuk mendapatkan akta untuk tanah yang ia warisi dari ayahnya.Lal Bihari Mritak mengenakan bendera Asosiasi Orang Mati, organisasi yang ia dirikan untuk membantu orang-orang yang dinyatakan meninggal dunia saat masih hidup.
Namun Bihari tidak mau menyerah begitu saja dan menerima status kematiannya, dan ia kemudian menyadari bahwa ia tidak sendiri. Akhirnya, dalam keputusasaan, ia memutuskan untuk melanggar hukum dengan menculik anak pamannya. Ia berharap polisi akan menangkapnya, dan dengan itu terpaksa menerima bahwa ia masih hidup - bagaimanapun, mereka tidak bisa menangkap orang mati. Namun polisi menyadari maksudnya dan menolak untuk terlibat.
Banyak dari mereka, kata dia, tidak seberuntung dirinya. Beberapa bunuh diri setelah bertahun-tahun memperjuangkan kasus mereka dan akhirnya kehilangan harapan, sementara lainnya meninggal karena penyebab alami sebelum kasus mereka terselesaikan. Baru ketika ia kembali ke desanya untuk mengurus beberapa dokumen ia menemukan bahwa ia bukan lagi pemilik tanah itu karena ia disebut sudah meninggal.
Anil Kumar, pengacara yang pernah menangani beberapa kasus untuk orang-orang yang dinyatakan sudah meninggal padahal masih hidup, memperkirakan bahwa di Azamgarh, provinsi tempat tinggal Lal Bihari, ada sedikitnya 100 orang yang dinyatakan meninggal dunia secara prematur. "Jika ada kasus korupsi, ada cukup ketentuan hukum di parlemen untuk memastikan pelaku dimintai pertanggungjawabannya."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kabul usai dikuasai Taliban: Jalanan lengang, warga perempuan masih beraktivitas di luar - BBC News IndonesiaDua hari setelah dikuasai Taliban, beginilah kondisi di ibu kota Afghanistan, Kabul seperti diceritakan wartawan BBC, Malik Mudassir: Lengang, perempuan masih beraktifitas di luar, sebagian warga menyapa milisi Taliban.
Baca lebih lajut »
Korban jiwa gempa Haiti bertambah jadi hampir 2.000 orang, masih banyak yang belum ditemukan - BBC News IndonesiaPencarian korban gempa terhambat karena hujan deras selama beberapa hari terakhir akibat Badai Tropis Grace..Sedikitnya 10.000 orang luka-luka, membuat rumah sakit setempat kewalahan. Seberapa besar kerusakan akibat gempa 7,2 pada Skala Richter itu?
Baca lebih lajut »
Meski Pandemi, Investasi Properti di Bali Masih MenjanjikanHingga kini sektor properti tanah air terutama di kawasan pariwisata seperti Bali masih menjadi sektor yang sangat menjanjikan
Baca lebih lajut »
Insentif Nakes Lhokseumawe Belum Dibayar, Dinkes: Dokumen Masih di Puskesmas, Belum DirekapSelain Lhokseumawe, Aceh Barat, Aceh Tenggara, Pidie, Simeulu, Kota Sabang, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya dan Nagan Raya, belum bayar insentif
Baca lebih lajut »
PPKM Diperpanjang, Mitsubishi Indonesia Masih Optimistis Capai TargetSalah satu strategi perseroan ialah memperkuat dari sisi digital marketing.
Baca lebih lajut »
Angka Kematian Ibu Hamil Masih Tinggi, Ini Upaya Kemenkes RIIndonesia menargetkan bisa menurunkan angka kematian ibu hamil hingga di angkat 183 kematian per 100 ribu penduduk.
Baca lebih lajut »