Lee Kam Sheung sedang masak dan tak sengaja membiarkan masakannya gosong. Namun, berkat masakan gosong itu dia malah punya harta Rp 300 T.
Cerita bermula di tahun 1888. Lee Kam Sheung adalah pemilik kedai teh di Nanshui, Provinsi Guangdong, China. Dia bukan cuma menjual teh, tetapi juga sup tiram yang sangat disukai konsumen.
Satu per satu tamu dilayani secara serius hingga Lee pun melupakan pekerjaannya di dapur. Sedangkan pada waktu bersamaan rebusan tiram terus mengeluarkan buih tanda sudah matang dan minta diangkat. Namun, tetap saja itu tak bisa mengalihkan perhatian Lee. Seperti sudah diduga, saat sudah jadi rasanya lebih lezat. Lee pun menyimpan cairan kental itu dalam bentuk saus. Sesekali dia pakai saus buat campuran resep masakan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Liverpool Dizalimi Wasit, Jurgen Klopp Bawa-bawa Manchester UnitedLiverpool dirugikan wasit saat kalah 1-2 di markas Tottenham.
Baca lebih lajut »
Bencana Kabut Asap di Banjarmasin Ganggu Aktivitas Warga, Jarak Pandang Hanya 300 MeterKabut asap sebagai dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin tebal menyelimuti Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan yang berjuluk kota seribu sungai tersebut. Pantauan Antara Kalsel di Banjarmasin, Senin, kabut asap kini semakin tebal menyelimuti kota seribu sungai tersebut bila dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Baca lebih lajut »
McDonlad's Indonesia resmikan outlet ke 300 di PekalonganRestoran cepat saji McDonald’s Indonesia, di bawah naungan PT Rekso Nasional Food, meresmikan restorannya yang ke-300 di Pekalongan, Jawa ...
Baca lebih lajut »
McDonald's Indonesia resmikan outlet ke 300 di PekalonganRestoran cepat saji McDonald’s Indonesia, di bawah naungan PT Rekso Nasional Food, meresmikan restorannya yang ke-300 di Pekalongan, Jawa ...
Baca lebih lajut »
Lihat Kenyataan di Balik Kabut Pagi Papua, Komandan Raider 300 Siliwangi Kerahkan Pasukan ke SekolahKenyataan apa yang dlihat sang komandan?.
Baca lebih lajut »