Target pendapatan itu optimis dapat tercapai melihat kinerja positif Martina Berto pada kuartal I-2013.
Hal tersebut disampaikan jajaran direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022 yang digelar hari ini. Perseroan optimis bisa mencapai target tersebut dengan menurunkan COGS dari 63,04 persen menjadi 61,17 persen.
“Kemudian, meningkatkan efektvitas biaya pemasaran dari 23,85 persen menjadi 19,17 persen dan biaya umum dari 21,15 persen menjadi 14,89 persen. Sehingga diharapkan bisa mendapatkanusaha Rp 23 miliar dari kerugian Rp 26 miliar di tahun 2022 untuk bisa meraih EBITDA dari minus Rp 8 miliar menjadi positif Rp 37 miliar,” ujar Direktur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil dalam terkonferensi, Jakarta, 22 Juli 2023.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kantongi Pendapatan Rp2,67 triliun di 2022, IPTV Yakin Tahun Ini Lebih BaikPerekonomian yang mulai pulih dari pandemi membuat dunia usaha kembali bergairah. PT MNC Vision Networks Tbk pun optimistis kinerja perseroan makin membaik. Sindonews news .
Baca lebih lajut »
Riset LPEM FEB UI Sebut Pendapatan Mitra Usaha Gojek Meningkat 5 PersenLPEM FEB UI merilis sebuah kajian terbaru tentang Pendapatan Mitra Usaha Gojek
Baca lebih lajut »
PPR iB Maslahah Bidik Milenial yang Ingin Punya Rumah Sendiri |Republika OnlinePemilikan rumah untuk kaum milenial merupakan hal yang sangat penting.
Baca lebih lajut »
Pandemi Covid-19 Mereda, Pendapatan Bio Farma pada 2022 Turun jadi Rp 21,54 TriliunPendapatan PT Bio Farma secara konsolidasi pada tahun 2022 mencapai Rp 21,54 triliun atau turun 50,4 persen dibandingkan tahun 2021.
Baca lebih lajut »
Setelah Borong Minyak Rusia, India Bidik Minyak Irak |Republika OnlineIndia merupakan mitra dagang terbesar kedua Irak.
Baca lebih lajut »
Polda Metro Jaya Mulai Bidik KPK, Perseteruan Karyoto dan Firli Bahuri Dimulai?Polda Metro Jaya menaikan status menjadi penyidikan terkait kasus dugaan kebocoran di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada perkara korupsi di Kementerian ESDM setelah sebulan lebih dilakukan penyelidikan.
Baca lebih lajut »