Mari 'menaklukkan' gempa

Indonesia Berita Berita

Mari 'menaklukkan' gempa
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 78%

Mari 'menaklukan' gempa

Sejumlah bangunan rusak akibat gempa di Dusun Wainuru, Maluku Tengah, Maluku, Minggu . ANTARA FOTO/Nurman Hadipratama/wpa.

BMKG menganalisis gempa tektonik tersebut terjadi di darat pada jarak tiga kilometer arah selatan Kota New Mirpur, Pakistan, dengan kedalaman 10 km. Berdasarkan catatan terakhir, gempa besar berkekuatan M 7,5 juga pernah mengguncang Pakistan dan Afghanistan pada 26 Oktober 2015, menewaskan lebih dari 400 orang dan merusak gedung-gedung serta jalan di daerah itu.

Pada hari yang sama, saat Maluku diguncang gempa, BMKG mencatat wilayah Kendal pada pukul 14.06 WIB dan Temanggung pada pukul 22.14 WIB juga diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 3,3, sedangka episenter berjarak 17 km barat data Kendal, Jawa Tengah pada kedalaman 13 km. Masyarakat Kota Kendal, Semarang, dan Ungaran juga perlu mengetahui sejarah gempa Semarang dan Ungaran yang pernah terjadi pada zaman Belanda, tepatnya pada 19 Februari 1856. Gempa ini cukup kuat mengguncang Semarang, Ungaran, dan sekitarnya.

Dalam peta tektonik Pulau Seram tampak struktur sesar ini berarah barat daya-timur laut dan memiliki pergerakan mendatar-mengiri . Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan gempa dengan kekuatan M 6,5 pada 26 September lalu menyebabkan 37 orang meninggal dunia. Sebagian besar korban disebabkan tertimpa bangunan.

Daryono lantas membandingkan gempa Yogyakarta berkekuatan M 6,4 pada 2006 dengan gempa Suruga dengan kekuatan sama pada 2009 yang memiliki karakteristik wilayah yang sama, dengan jumlah populasi yang juga padat. Gempa di Yogyakarta menyebabkan 5.800 orang meninggal, sedangkan gempa di Suruga menewaskan satu orang.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bertahan Sehari, Balita 2,5 Tahun Tewas Usai Ditikam PamannyaBertahan Sehari, Balita 2,5 Tahun Tewas Usai Ditikam Pamannya'Korban meninggal karena tusukkan pisau yang sangat dalam menyentuh organ vital,' kata perawat.
Baca lebih lajut »

Sungadi Pemuda Jumbo Asal Sragen Berbobot 1,4 Kuintal, Bisa Makan 9 Kali Sehari - Teras.IDSungadi Pemuda Jumbo Asal Sragen Berbobot 1,4 Kuintal, Bisa Makan 9 Kali Sehari - Teras.ID“Dulu waktu baru lahir saja beratnya sudah 4,8 kilogram. Kondisinya jadi susah gerak' kata ayah Sungadi ....
Baca lebih lajut »

Tidur Kurang dari 6 Jam Sehari Tingkatkan Risiko Terkena KankerTidur Kurang dari 6 Jam Sehari Tingkatkan Risiko Terkena KankerPenderita tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung atau stroke berisiko tinggi terkena kanker dan kematian dini...
Baca lebih lajut »

MARI Gelar Inaugurasi Gue Anak Radio Season 2MARI Gelar Inaugurasi Gue Anak Radio Season 2Satu orang pemenang utama berhak untuk mendapatkan kontrak kerja di MARI.
Baca lebih lajut »

Masih Terjadi Gempa Susulan Gempa Ambon 1.044 Kali, Grafik Turun Warga Jangan Terpancing Isu Tsunami - Tribun AmbonMasih Terjadi Gempa Susulan Gempa Ambon 1.044 Kali, Grafik Turun Warga Jangan Terpancing Isu Tsunami - Tribun AmbonMasih Terjadi Gempa Susulan Gempa Ambon 1.044 Kali, Grafik Turun Warga Jangan Terpancing Isu Tsunami gempa ambon maluku gempaambon bmkg indonesia berita news viral BeritaTerkini
Baca lebih lajut »

Taklukkan China, Indonesia Cetak Sejarah di Piala SuhandinataTaklukkan China, Indonesia Cetak Sejarah di Piala SuhandinataIndonesia akhirnya berhasil membawa pulang Piala Suhandinata untuk pertama kalinya usai menaklukkan China.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 03:56:40