Marcos: Akses militer AS di Filipina bukan untuk menyerang negara lain

Indonesia Berita Berita

Marcos: Akses militer AS di Filipina bukan untuk menyerang negara lain
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 33 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 78%

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr pada Kamis (4/5) menegaskan bahwa perjanjian tahun ini untuk memberikan akses militer kepada Amerika Serikat oleh Filipina tidak dimaksudkan untuk menyerang negara lain.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden memandu Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menuju Oval Office Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada Senin . ANTARA/REUTERS/Leah Millis/Pool/tm

"Menteri Luar Negeri China baru saja mengunjungi saya.. dan saya katakan kepadanya bahwa tersebut bukan sebagai pangkalan militer untuk menyerang, gerakan melawan seseorang, negara lain, tidak China dan negara mana pun," kata Marcos. Menurut Marcos, penggunaan pangkalan EDCA bagi aksi ofensif adalah hal yang akan berada di luar ketentuan yang telah dibicarakan antara Filipina dan AS.

Menteri Pertahanan AS Llyod Austin, setelah pertemuan dengan kementerian pertahanan Filipina bulan lalu, mengatakan bahwa terlalu dini untuk membicarakan mengenai fasilitas apa yang akan ditempatkan di pangkalan militer di Filipina.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menhan AS ke Presiden Filipina: Pertahanan AS 'Kuat' terhadap FilipinaMenhan AS ke Presiden Filipina: Pertahanan AS 'Kuat' terhadap FilipinaMenteri Pertahanan Amerika Lloyd Austin, Rabu (3/5), menjanjikan komitmen 'kuat' untuk membela Filipina, sementara menyambut kedatangan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. ke Pentagon. 'Seperti telah dijelaskan Presiden Biden, komitmen kami untuk membela Filipina sangat kuat,' kata Austin....
Baca lebih lajut »

Bukan Jokowi, PKB 2023 Bakal Dibuka Megawati SoekarnoputriBukan Jokowi, PKB 2023 Bakal Dibuka Megawati SoekarnoputriBukan Presiden Jokowi, Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023 bakal dibuka mantan Presiden Megawati Soekarnoputri
Baca lebih lajut »

Jokowi Bertemu Ketum Parpol Pendukung Pemerintah Bahas Pilpres 2024Jokowi Bertemu Ketum Parpol Pendukung Pemerintah Bahas Pilpres 2024Presiden Jokowi membahas mengenai pemilihan presiden (pilpres) dalam pertemuannya dengan enam ketua umum parpol
Baca lebih lajut »

Jusuf Kalla Prediksi 3 hingga 4 Figur Capres di Pilpres 2024Jusuf Kalla Prediksi 3 hingga 4 Figur Capres di Pilpres 2024Jusuf Kalla (JK) memprediksi pemilihan presiden (pilpres) 2024 akan diikuti oleh tiga hingga empat calon presiden.
Baca lebih lajut »

Jajaki Kerja sama, Kementerian Pertahanan Filipina Kunjungi Dahana |Republika OnlineJajaki Kerja sama, Kementerian Pertahanan Filipina Kunjungi Dahana |Republika OnlineKunjungan ini merupakan peluang bagi Indonesia dan Filipina untuk bekerja sama.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 19:34:07