BeritaJatim Mantan Menkes RI Ini Sarankan Teknik 20-20-20 di Sela Penggunaan Gadget unusa_official unusasurabaya mantanmenkes
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Mantan Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek menjadi pembicara dalam Studium Generale atau Kuliah Umum Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya , Sabtu .
Menurutnya, jika kondisi tersebut dibiarkan, diprediksi 50 persen penduduk dunia akan menggunakan kacamata. Dalam kuliah umum yang mengangkat tema “Eyes Health Lifestyle for Gen Z in Digital Era” itu, mantan Menkes periode 2014-2019 tersebut menerangkan ada beberapa teknik tersendiri untuk mengatasi mata lelah dengan teknik 20-20-20.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mantan presiden Rusia Medvedev sarankan PM Jepang lakukan hara-kiriMantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Sabtu menuding Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida bersikap tunduk secara memalukan kepada Amerika Serikat ...
Baca lebih lajut »
Menkes Sebut Antivirus Ini Cegah Penularan Hepatitis B Ibu Hamil danBayiTerdapat sekitar 820 ribu kematian pada tahun 2019 akibat sirosis hati dan kanker hepatoseluler (kanker hati) karena infeksi virus hepatitis B.
Baca lebih lajut »
Ini Penjelasan Kuasa Hukum Mantan Kuasa Hukum Aloysius Labina Soal Kisruh Tanah Eks PU FlotimMax Labina Ahli, ahli waris dari Aloysius Boki Labina meminta ganti rugi atas lahan tersebut.
Baca lebih lajut »
Cemburu Pacar Dihubungi Mantan, Remaja Ini Berkelahi Pakai Celurit di TamboraKapolsek Tambora Kompol Putra Pratama mengatakan, MF awalnya tidak terima karena pacarnya inisial EL (14) dihubungi via Whatsapp oleh MPD.
Baca lebih lajut »
Mengenal Sosok Bianca Censori yang Dikabarkan Telah Menikah dengan Kanye West - Pikiran-Rakyat.comMantan suami Kim Kardashian, Kanye West baru-baru ini dikabarkan telah menikahi seorang arsitek, Bianca Censori.
Baca lebih lajut »
Iran Gantung Mantan Pejabat Kementerian Pertahanan |Republika OnlineMantan pejabat Kemenhan ini dituduh menjadi mata-mata bagi badan intelijen Inggris.
Baca lebih lajut »