Pramono pernah menjabat KSAD, Pangkostrad, Pangdam, dan Danjen Kopassus.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Darat periode 2011-2013, Jenderal Pramono Edhie Wibowo wafat dalam usia 65 tahun. Kabar itu dibenarkan oleh staf pribadi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono , Ossy Dermawan. Pramono adalah putra salah satu tokoh militer Indonesia, Sarwo Edhi Wibowo adik ipar SBY."Innalillahi wa innailaihi rojiun.
Disinggung penyebab wafatnya Pramono, ia meminta menunggu kabar berikutnya."Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian," ucap Ossy. Pramono menjadi KSAD ke-27, dan memiliki karier militer cemerlang, dan lengkap karena pernah menduduki semua jabatan strategis di TNI AD. Dia pernah menjadi ajudan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri saat berpangkat Kolonel.
Kemudian kariernya menanjak menjadi wakil komandan jenderal Kopassus, kepala staf Kodam Diponegoro, danjen Kopassus, panglima Kodam Siliwangi, dan panglima Kostrad. Setelah purnatugas dari TNI AD, Pramono aktif menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, dan sempat ikut konvensi di partai yang didirikan kakak iparnya tersebut pada 2014.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eks KSAD Pramono Edhie Wibowo Meninggal DuniaJenderal purnawiran TNI Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia. Adik dari istri alm Ibu Ani Yudhoyono itu meninggal karena sakit. EdhieWibowo Meninggal
Baca lebih lajut »
KSAD Akan Sediakan 10.000 Stock Reagen RNA Robotic ke RSPAD untuk Penanganan Covid-19Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, akan berupaya maksimal menyedikan kebutuhan RSPAD...
Baca lebih lajut »
Adik Ipar SBY, Jenderal Pramono Edhie Wibowo, WafatKabar wafatnya mantan KSAD tersebut antara lain dicuit oleh politisi Partai Demokrat Imelda Sari melalui akun Twitter isari68, Sabtu (13/6).
Baca lebih lajut »
Adik Ipar SBY, Jenderal Pramono Edhie Wibowo, WafatKabar wafatnya mantan KSAD tersebut antara lain dicuit oleh politisi Partai Demokrat Imelda Sari melalui akun Twitter isari68, Sabtu (13/6).
Baca lebih lajut »