Beyond the Breaking News

Mantan Kepala BGN dan Dua Pimpinan Lainnya Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG

Hukum Dan Keamanan News

Mantan Kepala BGN dan Dua Pimpinan Lainnya Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG
Korupsi BGNMakan Bergizi GratisDadan Hindayana Tersangka

Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua pimpinan lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG). Kementerian Keuangan menyatakan tidak terlibat dalam keputusan pergantian pejabat di BGN, dan mengumumkan realisasi anggaran BGN tahun ini diprediksi lebih rendah dari pagu awal akibat penyesuaian pelaksanaan program. Pemerintah memastikan pengawasan anggaran BGN dilakukan secara ketat melalui koordinasi antarlembaga seperti BPKP dan Kejaksaan.

Saat ditanya mengenai keterkaitan kasus tersebut dengan anggaran BGN yang sebelumnya mencapai sekitar Rp 268 triliun, Purbaya menegaskan Kementerian Keuangan tidak terlibat dalam keputusan pergantian pejabat di lembaga tersebut.

“Ini keputusan Bapak Presiden setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja beliau. Kita nggak ikut campur,” katanya. Meski demikian, Purbaya mengungkapkan realisasi anggaran BGN tahun ini diperkirakan tidak akan sebesar pagu awal yang telah ditetapkan. Menurut dia, terdapat sejumlah penyesuaian dalam pelaksanaan program yang berdampak pada kebutuhan anggaran.

“Yang jelas anggarannya akan berkurang. Karena ada pemotongan hari dan macam-macam, jadi akan berkurang sedikit di bawah itu,” ujarnya. Terkait pengawasan penggunaan anggaran BGN, Purbaya memastikan pemerintah tetap melakukan pemantauan secara ketat, termasuk terhadap struktur biaya dan harga dalam pelaksanaan program. Menurut dia, pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Keuangan, tetapi juga melibatkan sejumlah lembaga negara lainnya.

“Kita cek itu harganya seperti apa. Mungkin salah satu laporan juga berasal dari kita, tapi bukan dari kita saja. BPKP memeriksa, Kejaksaan memeriksa, semuanya mengecek,” kata Purbaya. Ia menambahkan, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas penggunaan keuangan negara.

Berbagai instansi yang melakukan pemeriksaan akan saling bertukar data dan informasi guna mendukung proses pengawasan maupun penegakan hukum. Mantan Kepala Badan Gizi Nasional , Dadan Hindayana digiring ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu .

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional , yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis .

"Dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG pada BGN tahun 2025-2026. Tim penyidik melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Saudara DH kepala BGN, SS selaku wakil kepala BGN, dan LP wakil kepala BGN bidang Pengembangan organisasi dan kelembagaan. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, DH, SS dan LP dan berdasarkan dua alat bukti yang cukup maka tim penyidik menetapkan DH, SS dan LP sebagai tersangka," ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi.

Kejaksaan Agung sebelumnya juga telah menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional , Dadan Hindayana, usai dicopot dari jabatannya. Penahanan dilakukan setelah penyidik memeriksa Dadan terkait dugaan korupsi tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi . Penahanan tersebut terjadi tidak lama setelah Dadan kembali ke Indonesia usai menunaikan ibadah haji bersama istrinya. Ia diketahui berangkat menggunakan kuota haji reguler setelah menunggu antrean selama 12 tahun.

Berdasarkan pantauan di lobi Kejaksaan Agung, Jakarta, Dadan tampak digiring penyidik menuju mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Dadan terlihat berjalan dengan pengawalan ketat petugas. Ekspresinya tampak muram saat memasuki mobil tahanan berwarna hijau yang telah menunggu di area gedung Kejaksaan Agung. Dadan Hindayana, mantan Kepala Badan Gizi Nasional , dicopot dari jabatannya pada 2 Juni 2026 dan kemudian ditahan Kejaksaan Agung terkait dugaan kasus jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi .

Copot Dadan Hindayana, Prabowo: Saya Sedih Terpaksa Ganti Orang yang Saya Sayangi

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Korupsi BGN Makan Bergizi Gratis Dadan Hindayana Tersangka Anggaran BGN Penggunaan Keuangan Negara

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

BGN libatkan BKKBN hingga kepala desa verifikasi data MBG 3B di NabireBGN libatkan BKKBN hingga kepala desa verifikasi data MBG 3B di NabireBadan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melibatkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) hingga kepala desa dan aparat ...
Read more »

Respons Istana soal Jaksa Geledah BGN Setelah Dadan DicopotRespons Istana soal Jaksa Geledah BGN Setelah Dadan DicopotHari ini, penyidik Kejaksaan Agung menggeledah kantor BGN. Semalam Dadan Hindayana dicopot sebagai kepala BGN.
Read more »

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan KejagungTerkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan KejagungPrabowo memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya
Read more »

Tersangka Korupsi MBG di BGN Ditahan Kejaksaan AgungTersangka Korupsi MBG di BGN Ditahan Kejaksaan AgungTersangka korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung ditahan Kejaksaan Agung. Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor BGN untuk mencari alat bukti terkait penyidikan kasus tersebut.
Read more »



Render Time: 2026-06-11 06:04:53