'Saya gunakan gambar yang ada di medsos ya. Bagaimana dia hiking dengan bendera (identik HTI), bagi saya itu bentuk keterpengaruhan,' ujar Soleman.
Menurut Soleman, jika didasarkan pada foto Enzo yang sedang memegang bendera yang identik dengan HTI, semestinya TNI langsung memberhentikannya sejak awal masuk Akmil.
"Terpengaruh bagi kita militer, tidak boleh. Dia tidak boleh ada pengaruh ketika tes. Apalagi tes awal. Betul-betul harus murni dia. Kalau ada pengaruh, ya sudah, tidak lulus, tidak memenuhi syarat," ujar Soleman sebagaimana dikutip Antara, Selasa . Soleman menegaskan, keterpengaruhan seseorang terhadap sebuah ideologi dapat dilihat jelas melalui perilaku sehari-hari. Saat orang tersebut mengenakan pakaian tertentu, memakai topi dengan lambang tertentu dan sebagainya.
Apalagi, kata dia, penelitian khusus mental ideologi itu sudah bertahun-tahun digunakan dalam rekrutmen TNI, termasuk bagi taruna Akmil.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mantan Ka BAIS: Silakan pertahankan Enzo dengan berbagai risikonyaMantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto mempersilakan TNI AD yang memutuskan tetap mempertahankan Enzo Allie ...
Baca lebih lajut »
Terdakwa Sebut Kepala Ruangan Forensik RSDP Serang Tahu Pungli TsunamiPNS RS dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang, Tb Fathullah, diperiksa sebagai terdakwa kasus pungli ke korban tsunami Selat Sunda.
Baca lebih lajut »
Tembak Mantan Kekasih, Pelaku Sebut Korban Suka SelingkuhPria berinisial EY (27), pelaku penembakan terhadap M Ramli (23), tidak mengetahui kalau lelaki itu adalah pacar baru dari...
Baca lebih lajut »
Jaksa sebut mantan Ketua PN Semarang terima 16 ribu dolarJaksa Penuntut Umum menyebut mantan Ketua Pengadilan Negeri Semarang, Purwono Edi Santosa, menerima 16 ribu dolar AS yang diduga berasal dari suap Bupati ...
Baca lebih lajut »
Mantan Permaisuri Jepang Didiagnosis Kanker Payudara Stadium AwalMantan Permaisuri Jepang Michiko menderita kanker payudara dan akan menjalani operasi, kantor berita Associated Press melaporkan, mengutip keterangan dari pejabat Istana Kekaisaran, Jumat (9/8/2019).
Baca lebih lajut »