Mandi Pangir, Tradisi Membersihkan Diri Menyambut Ramadhan

Indonesia Berita Berita

Mandi Pangir, Tradisi Membersihkan Diri Menyambut Ramadhan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tvOneNews
  • ⏱ Reading Time:
  • 59 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 99%

Masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan miliki tradisi khusus saat menyambut Ramadhan, salah satunya yakni tradisi mandi pangir. Mandi pangir yakni mandi dengan rempah-rempah yang terdiri dari beberapa helai daun nilam, daun pandan wangi, batang sereh, daun jeruk dan putik pohon pinang.

Mandi pangir yakni mandi dengan rempah-rempah yang terdiri dari beberapa helai daun nilam, daun pandan wangi, batang sereh, daun jeruk dan putik pohon pinang. Seluruh bahan tersebut direbus hingga mendidih dan digunakan untuk mandi keramas sebagai bentukPenjual dadakan rempah pangir pun terlihat ramai di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan dan dijual dengan harga yang bervariasi. Untuk satu ikat pangir dijual Rp2000, sedangkan tiga ikat rempah pangir dijual dengan harga Rp5000.

Neneng, salah seorang pedagang rempah pangir Pasar Sukaramai Medan yang biasa berjualan sayur mayur segar memanfaatkan momen jual pangir, karena menurutnya banyak permintaan."Gini lah kak, jual yang lagi banyak dicari warga kayak rempah pangir ini, untungnya pun lumayan kak,” jelasnya. Dalam sehari ia berhasil menjual sekitar 80 hingga 150 ikat rempah pangir. Pangir yang dijualnya diakui diambil dari pedagang yang datang ke pasar tradisional. Mendekati sore hari biasanya rempah pangir ini dijual dengan harga Rp1000 per ikat. Karena menurut pedagang momen mandi pangir hanya ada pada dua atau tiga hari menjelang Ramadhan.

Sementara itu, Titin, salah seorang pembeli mengaku, kurang afdol kalau tidak mandi pangir jelang Ramadhan."Sudah biasa, kak, tiap tahun rebus pangir ini, untuk keramasan pas mandi sore nanti,” jelas mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Medan, sambil memilih rempah pangir yang masih segar. Diketahui, tradisi mandi pangir sudah ada sejak masyarakat belum mengenal agama. Hingga kini sebagian besar masyarakat masih mempraktikkan tradisi mandi tersebut dengan tujuan menyambut bulan Ramadhan tanpa mantra-mantra.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tvOneNews /  🏆 1. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sahur dan Niat Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Junub, Sahkah Puasanya?Sahur dan Niat Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Junub, Sahkah Puasanya?Kerapkali, saat masuk waktu sahur, suami atau istri belum mandi junub. Permasalahan muncul di sini, bagaimana hukum orang yang sahur dan niat puasa Ramadhan tapi belum mandi junub? Apakah puasanya sah?
Baca lebih lajut »

Hukum Tidak Mandi Junub Saat Puasa RamadhanHukum Tidak Mandi Junub Saat Puasa RamadhanBerhubungan badan dengan suami/istri diperbolehkan pada malam hari bulan Ramadhan. Lantas bagaimana hukumnya jika belum mandi junub setelah masuk waktu puasa? Via: detiksumut_
Baca lebih lajut »

Ini Niat Mandi Wajib & Tata Caranya Sebelum Puasa RamadanIni Niat Mandi Wajib & Tata Caranya Sebelum Puasa RamadanBerikut niat mandi wajib dan tata caranya sebelum puasa Ramadhan.
Baca lebih lajut »

Sambut Ramadhan, Warga di Purwokerto Gelar 'Mandi Oman', Apa Itu?Sambut Ramadhan, Warga di Purwokerto Gelar 'Mandi Oman', Apa Itu?Oman merupakan batang padi yang telah kering. Selanjutnya, oman dibakar dan dicampur air. Air yang telah disaring kemudian digunakan untuk keramas.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 06:39:49