Ini seperti angin segar bagi lima juta pembantu rumah tangga (PRT) di Indonesia yang mayoritas adalah kaum perempuan.
Jakarta, Beritasatu.com
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia , Giwo Rubianto Wiyogo, mengapresiasi langkah maju Baleg DPR tersebut. RUU ini menurut Giwo sangat dinantikan oleh PRT di Indonesia, mengingat sudah diajukan ke DPR sejak 2004 atau 16 tahun lalu. RUU PPRT sudah berkali-kali menjadi bagian Prolegnas empat kali periode DPR dan pemerintahan.
“Tanpa dukungan PRT, di rumah keluarga itu kesulitan dalam urusan domestik. Apalagi pasangan suami istri yang kerja di ruang publik. Karena itu, sudah seharusnya semua pihak mendukung lahirnya UU PPRT agar ada jaminan kepastian status dan hak PRT. Jika bangsa Indonesia ingin capai SDGs 2030, maka PRT jangan sampai berada di posisi belakang,” kata Giwo dalam konferensi pers secara daring, Minggu .
Menurut Giwo, Kowani yang beranggotakan 87 juta perempuan Indonesia akan mengawal RUU ini agar segera disahkan. Kowani sendiri melakukan road show ke banyak daerah untuk menyosialisasikan RUU PPRT dan menggalang dukungan dari publik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jebol Tembok Rumah, Maling Burung di Klaten Gondol 16 Burung Seharga Rp 16 Juta - Tribunnews.comPolisi menyita 12 barang bukti burung yang dicuri pelaku seperti murai batu medan dengan taksiran harga Rp 6 juta
Baca lebih lajut »
Alasan DPR Cabut 16 RUU dari Prolegnas Prioritas Tidak SubstantifSikap Badan Legislasi (Baleg) DPR mencabut 16 RUU dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020 menyulut...
Baca lebih lajut »
Bukan pada 26 Desember, Warga Aceh Besar Peringati 16 Tahun Tsunami Hari IniPeringatan 16 Tahun Tsunami Aceh di Desa Lambaro Neujid, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar berlangsung pada hari ini, Jumat (5/7/2020).
Baca lebih lajut »
Garuda Nusantara Ditarget Tembus 16 Besar Piala Dunia U-20Piala Asia U-19 di Uzbekistan, 14-31 Oktober 2020, menjadi ajang ujian kekuatan Sutan Zico dan kawan-kawan sebelum Piala Dunia U-20.
Baca lebih lajut »
Insiden Bawean, F-16 TNI AU Nyaris Dogfight Dengan F-18 USAF17 tahun lalu, tepatnya tanggal 3 Juli 2003 menjadi peristiwa yang paling menegangkan dalam sejarah TNI Angkatan Udara. Untuk pertama kalinya, Indonesia berhadapan dengan armada laut Amerika Serikat yang sempat melakukan manuver ekstrem dan menjadi sasaran tembak dari jet tempur F/A 18 Hornet milik United States Air Force (USAF).
Baca lebih lajut »