Grup MALIQ & D’Essentials berencana menyiapkan karya musik baru serta sekolah musik setelah penyelenggaraan pertunjukan musikal "Senja Teduh ...
waktu baca 3 menit Vokalis grup MALIQ & D’Essentials Angga Puradiredja menyampaikan penjelasan dalam konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu . Jakarta - Grup MALIQ & D’Essentials berencana menyiapkan karya musik baru serta sekolah musik setelah penyelenggaraan pertunjukan musikal "Senja Teduh Pelita", yang menampilkan lagu-lagu mereka.
"Setelah 'Senja Teduh Pelita' ini banyak rencana, ada Sekolah MAD, ada single baru, ada album baru, semua udah teratur lini masanya," kata vokalis MALIQ & D’Essentials, Angga Puradiredja, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu. Menurut dia, Sekolah MALIQ & D’Essentials Music Lab atau MAD dirancang sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan mengenai proses kreatif dan aspek teknis di balik karya-karya musik MALIQ & D’Essentials.
"Kita pingin membagikan hal-hal yang selama ini pesannya hanya bisa diketahui orang, nangkapnya kalau lagu Maliq itu tentang cinta. Tapi, kalau itu dibongkar, mungkin bisa jadi keilmuan teknis yang, yang beda lagi," kata Angga.
"Nanti mungkin inspirasi lagu baru dari kami yang akan kami keluarkan dalam waktu dekat bisa menerjemahkan, saling"Ini harus mencakup segala bidang, supaya ini berkelanjutan dan nyata memberi dampak yang berasa di semua yang terlibat," ia menambahkan. Grup MALIQ & D’Essentials saat ini beranggotakan vokalis Angga Puradiredja dan Indah Wisnuwardhana, gitaris Arya 'Lale' Aditya Ramadhya,Dendy 'Javafinger/Jawa' Sukarno, kibordis Ilman Ibrahim Isa, dan penabuh drum Widi Puradiredja.
Sebanyak 20 lagu MALIQ & D’Essentials ditampilkan dalam pertunjukan musikal "Senja Teduh Pelita" yang diprakarsai oleh Jakarta Movin dan didukung oleh Indonesia Kaya. Pertunjukan musikal itu akan dilaksanakan dari 3 hingga 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Alf Elijah Sigarlaki dipilih menjadi pemeran tokoh utama Arah versi laki-laki dan Daria Lakshmi menjadi pemeran Arah versi perempuan dalam pertunjukan musikal "Senja Teduh Pelita.
" Selain harus menghafal dialog dan mendalami peran, para pemeran pertunjukan "Senja Teduh Pelita" dituntut untuk menguasai koreografi, teknik vokal, pembagian suara, dan teknik pergerakan di panggung. Sutradara Nuya Susantono mengatakan, tokoh Arah dalam pertunjukan itu ditampilkan oleh aktor lelaki dan perempuan untuk menunjukkan bahwa ceritanya merupakan cerita universal tentang perjalanan manusia. Penampilan tokoh utama versi lelaki dan perempuan, menurut dia, ditujukan untuk memperlihatkan perspektif cerita yang melampaui batasan gender dan usia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News: Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Daftar 26 Pemain Uruguay untuk Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Targetkan Lolos dari Babak GrupUruguay umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Bielsa bawa skuad seimbang siap bersaing dan targetkan lolos dari babak grup di Amerika Serikat.
Baca lebih lajut »
BTS berencana rayakan ulang tahun ke-13 grup dengan hadirkan vinylGrup idola pria BTS berencana merayakan hari ulang tahun ke-13 grup mereka dengan menghadirkan koleksi vinyl edisi terbatas yang sangat personal.Dikutip dari ...
Baca lebih lajut »
Polda Metro Jaya Siap Usut Aliran Dana Kasus Dugaan Penipuan Hananiya GrupDirektorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menegaskan siap mengusut tuntas aliran dana kasus dugaan penipuan investasi dan perjalanan umrah yang dilakukan oleh PT Hasanah Tamma Internasional atau Hananiya Group.
Baca lebih lajut »
Angga Maliq & D'Essentials Baru Paham Lagunya Sendiri Lewat Kisah di Musikal Senja Teduh PelitaLagu-lagu Maliq & D'Essentials yang bernuansa futuristik menjadi inspirasi utama penulisan cerita teater musikal Senja Teduh Pelita.
Baca lebih lajut »
