Malaysia bisa hanya fokus pada negara-negara yang mau menerima minyak sawitnya.
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Malaysia mengatakan pada Kamis , dapat menghentikan ekspor minyak sawit ke Uni Eropa sebagai tanggapan atas undang-undang baru Uni Eropa yang bertujuan melindungi hutan dengan mengatur penjualan produk secara ketat.
"Jika kita perlu melibatkan para ahli dari luar negeri untuk melawan langkah apa pun yang dilakukan UE, kita harus melakukannya," kata Fadillah kepada wartawan seperti dilaporkan Antara, Jumat . Fadillah, yang juga wakil perdana menteri, mendesak anggota Dewan Negara-negara Penghasil Minyak Sawit untuk bekerja sama menentang undang-undang baru tersebut dan memerangi"tuduhan tak berdasar" yang dibuat oleh UE dan Amerika Serikat tentang keberlanjutan minyak sawit. CPOPC, yang dipimpin oleh Indonesia dan Malaysia, sebelumnya menuduh UE secara tidak adil menargetkan minyak sawit.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Malaysia Ancam Setop Pasok Minyak Sawit ke Uni Eropa, Ini Biang KeroknyaPemerintah Malaysia mengancam setop ekspor minyak sawit ke Uni Eropa.
Baca lebih lajut »
Jokowi Setop Ekspor Tembaga, Hal Ini Bisa Terjadi Pada RILarangan ekspor tembaga yang tak dibarengi dengan penyelesaian smelter busa berakibat pada penurunan penerimaan negara
Baca lebih lajut »
Indonesia-Malaysia akan Ketemu, Mau Setop Ekspor CPO ke Uni Eropa?Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia akan bertemu untuk membahas masalah CPO terkait dengan Uni Eropa.
Baca lebih lajut »
Malaysia Pertimbangkan Setop Ekspor Minyak Sawit ke Uni EropaMalaysia dan Indonesia akan membahas undang-undang yang melarang penjualan minyak kelapa sawit dan komoditas lain yang terkait dengan deforestasi
Baca lebih lajut »
Malaysia Ancam Setop Ekspor Minyak Sawit ke Eropa, Ajak Indonesia BertindakDewan Negara Penghasil Minyak Sawit (CPOPC), yang dipimpin Indonesia dan Malaysia, sebelumnya menuduh UE menyasar minyak sawit dengan tidak adil.
Baca lebih lajut »
Jokowi Akan Setop Ekspor Tembaga di 2023, Ini Respons MIND IDPresiden Jokowi menyebut akan menutup keran ekspor bahan mineral mentah, termasuk konsentrat tembaga, pada pertengahan tahun 2023 ini.
Baca lebih lajut »