MAKI Ramal Jawaban KPK di Sidang Gugatan Penghentian Kasus Lili Pintauli

Indonesia Berita Berita

MAKI Ramal Jawaban KPK di Sidang Gugatan Penghentian Kasus Lili Pintauli
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 51%

MAKI meramal jawaban yang akan diberikan KPK dalam sidang dengan agenda jawaban tergugat yang digelar besok.

"Saya boleh meramal yaitu jawabannya KPK bahwa tidak sedang menangani penyidikan kasus dugaan gratifikasi karena tidak ada laporan katanya nanti, padahal itu kan di depan mata kepala sendiri masak butuh laporan," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman kepada wartawan di PN Jaksel, Senin .Boyamin menilai sikap KPK yang tidak melakukan penyidikan terhadap dugaan gratifikasi yang diterima Lili merupakan bentuk penghentian kasus tersebut.

"Nah menurut saya dalam konteks yang fasilitas Moto GP Mandalika itu diduga bu Lili itu menerima gratifikasi, nah kemudian Dewan Pengawas KPK juga mengatakan bahwa itu ada dugaan itu, tapi mau disidangkan kemudian mundur, kan gitu. Tapi dia juga, Dewas tidak adil, kalau dulu dianggap mencuri mas itu direkomendasikan diproses pidana tapi Bu Lili tidak direkomendasikan, alasannya karena belum sampai putusan, kalau tidak salah kan begitu," kata Boyamin.

Lebih lanjut, Boyamin mengatakan MAKI siap menghadapi sidang pembuktian Praperadilan tersebut yang akan digelar Rabu lusa. Dia menuturkan akan membawa sejumlah barang bukti berupa kumpulan pemberitaan pengakuan Dewas dan penanganan KPK saat itu. 3. Menyatakan Pemohon sah dan berdasar hukum sebagai pihak ketiga yang berkepentingan untuk mengajukan permohonan praperadilan atas perkara a quo

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

KPK Loyo Tak Bisa Ungkap Big Fish, MAKI: Ramalan 10 Tahun LaluKPK Loyo Tak Bisa Ungkap Big Fish, MAKI: Ramalan 10 Tahun LaluMasyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) prihatin dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode saat ini.
Baca lebih lajut »

Dewas Nilai KPK Kalah dengan Kejagung, Belum Mampu Ungkap Kasus-kasus Big FishDewas Nilai KPK Kalah dengan Kejagung, Belum Mampu Ungkap Kasus-kasus Big FishMasyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) prihatin dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode saat ini.
Baca lebih lajut »

MAKI: KPK Belum Ungkap Kasus Besar Karena 'Sibuk' OTT |Republika OnlineMAKI: KPK Belum Ungkap Kasus Besar Karena 'Sibuk' OTT |Republika OnlineKoordinator MAKI Boyamin Saiman sebut KPK belum ungkap kasus besar karena fokus OTT.
Baca lebih lajut »

MAKI Yakin Rafael Alun Naik Penyidikan KPK: Jika Tidak Maka Kami GugatMAKI Yakin Rafael Alun Naik Penyidikan KPK: Jika Tidak Maka Kami Gugat'Juga aku beri deadline jangka waktu 2 bulan ke depan jika belum naik penyidikan maka KPK akan aku gugat praperadilan,' Koordinator MAKI Boyamin Saiman.
Baca lebih lajut »

MAKI prihatin KPK tak bisa ungkap kasus besarMAKI prihatin KPK tak bisa ungkap kasus besarMasyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) prihatin dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode saat ini yang belum bisa mengungkap kasus-kasus ...
Baca lebih lajut »

MAKI: KPK Kalah Bersaing dengan Kejaksaaan AgungMAKI: KPK Kalah Bersaing dengan Kejaksaaan AgungMasyarakat Anti Korupsi Indonesia prihatin dengan kinerja KPK periode saat ini yang belum bisa mengungkap kasus-kasus besar atau big fish. Mereka kalah dalam persaingan dengan Kejagung.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 09:25:06