Langkah ini diambil setelah ditemukan kasus Covid-19 transmisi lokal.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKAU -- Pemerintah Makau mengatakan akan menggelar tes massal Covid-19 untuk semua warganya. Langkah ini diambil setelah pemerintah setempat menemukan penularan virus corona di dalam kota semalam.
Baca Juga Seperti menutup sekolah-sekolah, taman-taman, museum-museum dan gelanggang olahraga tujuannya untuk mengurangi warga berkumpul. Selain itu orang yang meninggalkan Makau juga harus memiliki sertifikat negatif tes asam nukleat dalam 24 jam. Kompleks permukiman dan stasiun ditutup sejak ditemukan kasus positif terkait pengunjung Heaven Supermarket Bar di kawasan internasional Sanlitun, Distrik Chaoyang.Otoritas kesehatan Beijing tidak menemukan kasus baru di luar kawasan lockdown dalam tiga hari berturut-turut.