Makam Raja-Raja Mataram Kotagede, Wisata Religi Bersejarah di Yogyakarta

Indonesia Berita Berita

Makam Raja-Raja Mataram Kotagede, Wisata Religi Bersejarah di Yogyakarta
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Salah satu destinasi wisata sejarah yang wajib dikunjungi di Yogyakarta adalah Makam Raja-Raja Mataram Kotagede.

Makam ini merupakan kompleks pemakaman bagi raja-raja Mataram Islam pertama beserta para kerabatnya yang dibangun oleh Panembahan Senopati. Melansir laman budaya.jogjaprov.go.id, Kompleks Makam Raja Kotagede atau Pasarean Hastana Kitha Ageng berada di sebelah barat Masjid Agung Kotagede.

Atas jasanya, Ki Ageng Pemanahan mendapat hadiah berupa Alas Mentaok sebagai tanah perdikan. Selanjutnya, Ki Ageng Pemanahan bersama dengan keluarga dan pengikutnya berpindah ke Alas Mentaok dan membangun desa kecil di hutan tersebut. Sutawijaya lalu mengangkat dirinya menjadi sultan pertama Kerajaan Mataram Islam dengan gelar Panembahan Senopati. Pembangunan kompleks makam raja di Kotagede dilakukan secara bertahap, bahkan terus dilanjutkan sesudah Panembahan Senopati wafat.

Sesuai urutan dari selatan ke utara, ketiga cungkup tersebut bernama Bangsal Prabayaksa, Bangsal Witana, dan Bangsal Tajug. Makam dan bagian belakang masjid pernah mengalami kebakaran yang merusak beberapa bangunan, sehingga Sunan Paku Buwana X memerintahkan dilakukannya renovasi dengan menggunakan bahan bangunan dan gaya arsitektur pada masa tersebut.Makam raja-raja di Kotagede sekarang menjadi salah satu tempat bersejarah yang mendatangkan banyak wisatawan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sejarah Makam Kuno di Waduk Gajah Mungkur, Sudah Ada Sejak 1970-anSejarah Makam Kuno di Waduk Gajah Mungkur, Sudah Ada Sejak 1970-anSurutnya Waduk Gajah Mungkur memunculkan makam-makam kuno. Ahli mengatakan, makam itu sebetulnya baru ada di tahun 1970-an.
Baca lebih lajut »

Jelang Laga Kontra PSKC Cimahi, Kas Hartadi Benahi Lini Pertahanan Laskar Mataram PSIM JogjaJelang Laga Kontra PSKC Cimahi, Kas Hartadi Benahi Lini Pertahanan Laskar Mataram PSIM JogjaPelatih Kepala PSIM Jogja menyatakan ingin mengevaluasi permainan timnya. Menurut Kashartadi, konsentrasi di menit akhir menjadi persoalan yang akan dibenahi.
Baca lebih lajut »

Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge di Universitas MataramPegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge di Universitas MataramDari 13 The Gade Creative Lounge yang diresmikan oleh Pegadaian di seluruh Indonesia, TGCL di Universitas Mataram merupakan yang pertama di Indonesia Timur.
Baca lebih lajut »

Cetak Generasi Emas di Timur Indonesia, Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge Universitas MataramCetak Generasi Emas di Timur Indonesia, Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge Universitas MataramPT Pegadaian berkolaborasi dengan Universitas Mataram mendirikan The Gade Creative Lounge untuk mendukung peningkatan dunia pendidikan
Baca lebih lajut »

Haru, Kisah Bocah Sebatang Kara Rutin Kunjungi Makam Ayah Sebelum JualanHaru, Kisah Bocah Sebatang Kara Rutin Kunjungi Makam Ayah Sebelum JualanNamanya Preliyan, bocah asal Lampung yang mestinya masih duduk di bangku sekolah dasar ini terpaksa tak melanjutkan pendidikan karena ketiadaan biaya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 21:36:38