Koordinator Koalisi Mahasiswa/Pemuda Peduli Integritas Kampus (KAMPAK) Abraham meminta Mabes Polri mengusut kasus dugaan pemalsuan ijazah bupati Lahat, ...
Menurut Bram, bupati Lahat dikabarkan kuliah reguler di Universitas Sjakhyakirti Palembang dan Kopertis Wilayah II Sumatera Selatan 2009. Sementara dia saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Lahat periode 2009-2014.Kampus Universitas Sjakhyakirti Palembang dan Kopertis Wilayah II Sumatera Selatan berada di Jl Sultan Muhammad Mansyur Kb Gede 32 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.
"Dia kan orang sibuk. Sementara kuliahnya reguler. Dan jarak tempuh dari Lahat ke kampus itu 5-6 jam kalau kita naik mobil. Jadi tidak logis kalau dia menyelesaikan S1 tiga tahun setengah dan memiliki ijazah dari kampus itu," kata Bram. Bram menambahkan, pihaknya juga mendesak Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tidak diam melihat kasus dugaan ijazah palsu bupati Lahat itu.
"Kemen-Ristek Dikti harus cepat mengusut. Tidak boleh ini dibiarkan karena dugaan ijazah palsu Bupati Lahat ini bisa mencoreng dunia pendidikan tanah air," kata Bram. Bram juga mengatakan bahwa kasus dugaan ijazah palsu di kampus tersebut pernah melibatkan anggota DPRD Empat Lawang dan kasus ini kemudian diproses.Pemberantasan Ijazah Palsu Buahkan Hasil
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mabes Polri Tegaskan Iptu Triadi Dipecat Bukan Karena Jadi Tukang Ojek'Yang penting tugas pokoknya menjadi kewajiban yang harus dilakukan. Selesai tugas pokok ada waktu luang, silakan dimanfaatkan,' ujar dia.
Baca lebih lajut »
Polri Disebut tak Fair karena Menyampingkan Kasus Buku MerahMembuang kasus buku merah di pengungkapan kejahatan terhadap Novel mengundang tanya
Baca lebih lajut »
Polri Perluas Jangkauan Satgas Anti Mafia BolaPolri memperluas jangkauan satuan tugas (Satgas) Anti Mafia Bola sebagai lanjutan kasus suap dan pengaturan skor di sepak bola.
Baca lebih lajut »
Polri Duga Briptu Heidar Tewas Ditembak KKSB Pimpinan Jambi MayuPolri menduga kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) pimpinan Jambi Mayu yang membunuh Briptu Heidar di Kabupaten Puncak, Papua.
Baca lebih lajut »
Tim Advokasi Novel Baswedan Nilai Polri tidak FairSkandal buku merah tak jadi rujukan Tim Teknis Polri dalam mengungkap kasus Novel.
Baca lebih lajut »
Briptu Heidar Gugur Usai Disandera, TNI-Polri Kejar Para PelakuTNI-Polri akan melakukan pengejaran ke kelompok bersenjata tak dikenal terkait gugurnya Briptu Hiedar.
Baca lebih lajut »