PPHN dinlai penting sebagai jaminan keselarasan dan kesinambungan pembangunan antara pusat dan daerah, antara daerah, dan antar periode.
KETUA MPR Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya Indonesia memiliki pintu darurat dalam UUD 1945 dan protokol kedaruratan. Pintu darurat itu diperlukan manakala terjadi kekosongan kekuasaan akibat pemilu tidak dapat dilaksanakan secara tepat waktu.
Hadir sebagai pembicara Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Yandri Susanto, dan Arsul Sani, Menkopolhukam RI Mahfud MD, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun dan Robert Kardinal, Anggota BPK Ahmadi Noor Supit, Rektor IPB Arief Satria, Guru Besar UNPAD Ahmad M Ramli, serta Influencer Deddy Corbuzier dan Baim Wong.
Buku Haluan Negara Menuju Indonesia Emas 2045 merupakan buku yang keempat. Tiga buku bertema PPHN sebelumnya, yaitu 'Cegah Negara Tanpa Arah' , 'Negara Butuh Haluan' , dan buku 'PPHN Tanpa Amendemen' .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ultah ke-61 Tahun, Bamsoet Luncurkan Buku soal Kegalauan Haluan NegaraKetua MPR RI Bamsoet meluncurkan 2 buku yang dirilis bertepatan dengan ulang tahun ke-61. Buku tersebut berjudul PPHN Menuju Indonesia Emas 2045 dan ‘News Maker’ - Satu Dasawarsa The Politician Senayan.
Baca lebih lajut »
Luncurkan 2 Buku, Bamsoet Ungkap 'Kegalauan' soal Bonus Demografi hingga Sikap Partai GolkarKetua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet meluncurkan 2 buku.
Baca lebih lajut »
Luncurkan Buku ke-31, Bamsoet Sebut Isinya Banyak KegalauanKetua MPR RI Bamsoet meluncurkan dua buku terbarunya pada hari ini, Minggu (10/9).
Baca lebih lajut »
Bertepatan dengan Ultah ke-61, Ketua MPR Bamsoet Luncurkan 2 Buku TerbaruKetua MPR Bambang Soesatyo meluncurkan 2 buku terbaru yang bertepatan dengan ultahnya ke-61 pada hari ini, Minggu (10/9)
Baca lebih lajut »