Lukas Enembe Sesalkan Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya

Indonesia Berita Berita

Lukas Enembe Sesalkan Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 korantempo
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 51%

Gubernur Papua Lukas Enembe menyesalkan pengusiran mahasiswa Papua di Surabaya.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Papua Lukas Enembe mengecam penangkapan dan pengusiran mahasiswa asal Papua yang terjadi di Surabaya pada Sabtu, 17 Agustus 2019. Ia juga menyatakan rasa empati dan prihatin yang terjadi pada saat hari kemerdekaan Indonesia itu.'Pemprov Papua menghargai upaya hukum yang dilakukan aparat keamanan sepanjang dilakukan secara proposional, profesional, dan berkeadilan,' kata Lukas dalam siaran pers yang diterima Tempo, Ahad, 18 Agustus 2019.

'Oleh karenanya kami berharap kehadiran masyarakat Papua di seluruh wilayah Indonesia juga bisa diperlakukan sama,' kata dia.Lukas meminta seluruh warga Papua di seluruh Indonesia untuk tetap tenang dan tak terpancing untuk bertindak yang tak sesuai norma adat dan budaya, maupun perundangan yang berlaku. Ia pun meminta agar masyarakat non-Papua agar tak berlaku inkonstitusional, seperti rasis, main hakim sendiri, memaksan kehendak, hingga diskriminatif.'Kita sudah 74 tahun merdeka.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

korantempo /  🏆 38. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

43 Mahasiwa Papua Diamankan di Surabaya, Ini Tanggapan Gubernur Lukas Enembe43 Mahasiwa Papua Diamankan di Surabaya, Ini Tanggapan Gubernur Lukas EnembeGubernur merasa kecewa setelah mendapat kabar adanya perlakuan rasis kepada 43 mahasiswa tersebut.
Baca lebih lajut »

Ricuh Mahasiswa Papua di Surabaya, Gubernur Lukas Minta Polisi ProfesionalRicuh Mahasiswa Papua di Surabaya, Gubernur Lukas Minta Polisi ProfesionalGubernur meminta agar penegakan hukum terhadap warganya yang sedang kuliah di Pulau Jawa tidak diskriminasi.
Baca lebih lajut »

GAMKI Khawatir Kasus 43 Mahasiswa Papua di Surabaya Picu KonflikGAMKI Khawatir Kasus 43 Mahasiswa Papua di Surabaya Picu KonflikPara mahasiswa Papua, menurut Willem, datang ke Surabaya dengan restu dan dukungan masyarakat di daerah asal.
Baca lebih lajut »

43 Mahasiswa Papua Dipulangkan ke Asrama di Surabaya43 Mahasiswa Papua Dipulangkan ke Asrama di SurabayaSebanyak 43 mahasiswa asal Papua dipulangkan ke asrama di Surabaya setelah diperiksa intensif oleh polisi terkait laporan perusakan bendera merah putih.
Baca lebih lajut »

Ikatan Keluarga Minta Pemprov Papua Evaluasi Asrama Mahasiswa di SurabayaIkatan Keluarga Minta Pemprov Papua Evaluasi Asrama Mahasiswa di SurabayaIkatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) merespons kejadian penembakan gas air mata di asrama mahasiswa Papua Sabtu (17/8). Bagaimana responsnya?
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 15:08:56