KPPU menilai swasembada garam hanya akan merugikan.
TEMPO.CO, Jakarta - Ketika pemerintah tengah mendorong agar tak lagi bergantung pada impor garam, Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU malah menilai swasembada hanya akan merugikan.Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih meminta pemerintah mempertimbangkan matang ihwal rencana swasembada garam. Sebab, dari hitungannya, pemerintah bisa rugi berlipat bisa terjadi bila perhitungan swasembada dengan kebutuhan dalam negeri hingga ekspor tidak pas.
Soal pembangunan kawasan ditargetkan rampung tahun depan.Isu terkait swasembada garam sebelumnya dirembuk dalam focus group discussion yang dihelat KPPU. Dalam FGD itu, KPPU mengundang perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, hingga para pelaku usaha. Guntur mengatakan salah satu yang dikhawatirkan KPPU bila negara menutup keran impor garam adalah volume kebutuhan yang tak mencukupi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Luhut dan Susi Dorong Swasembada Garam, KPPU Malah Pilih ImporKPPU menilai swasembada garam hanya akan merugikan.
Baca lebih lajut »
KPPU Pertimbangkan Tak Lanjutkan Kasus Rangkap Jabatan Bos GarudaKPPU mempertimbangkan tidak melanjutkan kasus rangkap jabatan Direksi Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.
Baca lebih lajut »
Anak Usaha BUMI dan WIKA Terancam Denda Rp 25 M dari KPPUKPPU akan menyidang 12 perusahaan karena telat melapor (notifikasi) dalam melaksanakan aksi korporasi yakni merger dan akuisisi.
Baca lebih lajut »
Dipanggil KPPU Kedua Kali, Rini Soemarno Kirim DeputiMenteri BUMN Rini Soemarno telah mengirim deputi dan tim ke KPPU untuk menjelaskan dugaan rangkap jabatan direksi Garuda Indonesia dan Citilink.
Baca lebih lajut »
KPPU Sebut Ada yang 'Ganjil' Pada Impor Bawang PutihKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah melakukan kajian terkait impor bawang putih. Hasilnya, KPPU menemukan adanya keganjilan.
Baca lebih lajut »
KPPU Akan Sidang Anak Usaha BUMI dan WIKA yang Telat Lapor Merger'Ini kami investigasi sejak awal Maret, lalu disidangkan mulai minggu depan,' ujar Direktur Penindakan KPPU Hadi Susanto, Senin, 12 Agustus 2019.
Baca lebih lajut »