KLHK mencatat, dalam rentang Januari-Juli 2023 luas kebakaran lahan di Indonesia sudah mencapai 90.405 hektar atau 2,54 persen lebih luas dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 88.167 hektar.
Foto pada pertengahan Oktober 2019 ini menunjukkan warga melewati kepulan asap hasil kebakaran lahan di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Api sudah mendekati rumah warga. Mereka pasrah karena air sudah sangat terbatas. Mereka sangat membutuhkan bantuan. Kebakaran di kawasan ini membuat Kota Palembang diselimuti asap.
Bahkan, luas lahan terbakar tahun ini diperkirakan lebih luas dibanding tahun lalu. KLHK mencatat, dalam rentang Januari-Juli 2023 luas kebakaran lahan di Indonesia mencapai 90.405 hektar atau 2,54 persen lebih luas dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 88.167 hektar. ”Sebab, memang musim kemarau tahun ini lebih kering dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Berdasarkan indeks standar pencemar udara kualitas udara di Palembang periode 29 Agustus-3 September 2023, kualitas udara di Palembang masih dalam kategori sedang yang berarti dalam batas toleransi untuk dihirup oleh makhluk hidup. Namun, semua pihak harus tetap waspada mengingat puncak musim kemarau masih akan terjadi sampai September 2023 mendatang. Jika tidak diintervensi, dikhawatirkan dampak asap akan semakin meluas.
Sebanyak 45 petugas Manggala Agni dikerahkan untuk memadamkan api. Sudah sekitar satu bulan petugas berada di sana untuk berpatroli dan memadamkan api. ”Lokasi kebakaran kali ini jauh lebih besar dibanding lokasi sebelumnya. Namun, keduanya masih dalam satu hamparan,” ujar Ferdian. Ferdian menduga kebakaran dilakukan untuk membuka lahan karena tidak jauh dari lokasi kebakaran ada perkebunan kelapa sawit milik masyarakat.Petugas Manggala Agni berada di kawasan penuh asap di sebuah hamparan lahan gambut yang ada di Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu . Kebakaran di kawasan ini berlangsung sejak 17 hari terakhir. Kebakaran diduga disebabkan aktivitas manusia di kawasan gambut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Luas lahan kering global diprediksi nambah sekitar 10 persen pada 2100Kalangan ilmuwan di Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) meramalkan terjadi penurunan penyimpanan air terestrial secara signifikan ...
Baca lebih lajut »
Gunung Sumbing Masih Terbakar, 240 Hektare Lahan Hangus!Upaya pemadaman api di lereng Gunung Sumbing, Wonosobo, masih terus dilakukan. Luas lahan yang terbakar mencapai 240,2 hektare. Berikut datanya.
Baca lebih lajut »
Produk Lokal Indonesia Ikut Pameran ASEAN Weeked Market 2023 untuk Buka Pasar Lebih LuasWovLea menggunakan material wastra atau kain tradisional Indonesia.
Baca lebih lajut »
Asap Hitam Kepung Perumahan di Tangerang, Diduga karena Bakar Sampah Merembet ke Lahan WargaAsap hitam tebal kembali mengepung perumahan Lavon, Swan City, Tangerang, Banten.
Baca lebih lajut »
Meledak dan Terbakar, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji Ludes Dilalap ApiSebuah stasiun pengisian bahan bakar gas elpiji di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (01/09/2024) ludes dilalap api.
Baca lebih lajut »