Longsor di Takari, Kupang, NTT jadi objek wisata dadakan. Warga Kupang rela menempuh puluhan kilometer demi melihat longsor yang disebut 'gunung bergeser' itu.
Menurut Elca, longsor seperti gunung bergeser itu merupakan hal langka dan ia baru melihatnya. Dia, bahkan mengajak 25 orang temannya yang terdiri dari mahasiswa dan emak-emak untuk datang berswafoto.Elca dan teman-temannya merogoh kocek Rp 375 ribu untuk menyewa mobil dari Kupang. Elca sesekali mengambil gambar orang-orang yang melintasi jalan yang terkena tanah longsor itu.Pengunjung lainnya Helena terkejut saat hendak tiba di lokasi 'gunung bergeser'.
"Sebelum kami sampai sini, sekitar tiga kilometer, saya terkejut karena antrean mobil panjang sekali. Saya kasihan sekali banyak bayi dan balita digendong lewat lokasi longsor," ujarnya. Longsor setinggi 20 meter menutup Jalan Nasional Trans Timor KM 73 sejak Jumat malam. Akibatnya, akses transportasi enam kota dan kabupaten terputus.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
120 Polisi Jaga Lokasi 'Gunung Bergeser' di KupangSebanyak 120 personel kepolisian dikerahkan untuk menjaga lokasi longsor Takari, Kabupaten Kupang, NTT.
Baca lebih lajut »
Banyak Titik Rawan Longsor Mengancam Jalan Strategis di Pulau Timor NTTBanyak titik longsor pada sejumlah jalan strategis di Pulau Timor, NTT. Kondisi ini perlu diwaspadai. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »
120 Personel Polisi Disiagakan di Lokasi Longsor Jalan Trans-TimorSebanyak 120 personel disiagakan di lokasi longsor yang menutup badan jalan Trans-Timor di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Baca lebih lajut »
Tak Ada Jembatan, Warga Kupang Nekat Gotong Peti Jenazah Melewati SungaiMenurut Yesua, warga nekat menggotong jenazah melintasi sungai lantaran jembatan satu-satunya di wilayah itu rusak diterjang banjir
Baca lebih lajut »
21 Tahun Warga Oelnasi, Kupang, Merindukan Air Bersih Bendungan TilongHampir 21 tahun warga Desa Oelnasi, Kabupaten Kupang, merindukan air bersih dari Bendungan Tilong. Padahal, bendungan itu ada di tengah desa mereka dan air melimpah. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »