Listrik PLTU Batu Bara yang digunakan untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik dianggap upaya transisi energi itu ditegaskan dalam aturan ASEAN.
) batu bara yang dalam proses transisi energi dalam bentuk pengakhiran dini termasuk kelompok yang dapat diberikan pembiayaan berkelanjutan . Dengan kata lain, kata dia pula, PLTU batu bara masuk dalam kategori hijau apabila sedang dalam proses transisi energi.
“Tetapi kalau dalam konteks tertentu, sebenarnya belum tentu suatu pengakhiran dini dari PLTU batu bara semata-mata harus dikaitkan langsung dengan pembangunan konstruksi dari pembangkit listrik baru terbarukan,” ungkapnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PLN Buang 13 GW PLTU Batu Bara dari Rencana Listrik RIPT PLN (Persero) menyebut sudah menghilangkan rencana pembangunan proyek PLTU batu bara sebesar 13 GW dari rencana listrik RI.
Baca lebih lajut »
4 Unit PLTU Dekat Jakarta Disetop, Suplai Batu Bara Terimbas?Pemerintah memutuskan untuk menonaktifkan 4 unit PLTU Suralaya, suplai batu bara terganggu?
Baca lebih lajut »
Bakar Batu Bara 35 Ribu Ton/Hari, PLTU Suralaya Diklaim Penuhi Standar EmisiPembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya milik PT Indonesia Power diklaim telah memenuhi aturan dalam mengelola emisi yang dihasilkan.
Baca lebih lajut »
99 PLTU Batu Bara Mau Ikut Perdagangan Karbon Tahun IniTerdapat 99 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara, yang berpotensi ikut perdagangan karbon tahun ini.
Baca lebih lajut »
OJK Revisi Aturan Taksonomi Hijau, PLTU Batu Bara yang Pensiun Bisa Dapat Pembiayaan Berkelanjutanbahwa PLTU batu bara yang berada dalam proses transisi energi yang akan dipensiunkan dini termasuk dalam kelompok yang dapat diberikan pembiayaan berkelanjutan.
Baca lebih lajut »
OJK Bicara Peluang PLTU Batu Bara Dapat Pembiayaan HijauKetua DK OJK Mahendra Siregar mengungkapkan energi PLTU batu bara bisa masuk dalam taksonomi hijau Indonesia jika digunakan untuk produksi kendaraan listrik.
Baca lebih lajut »