Lion Air Group memutuskan untuk tidak mempekerjakan lagi sebanyak 2.600 pegawainya imbas pandemi corona. LionAirGroup
jpnn.com, JAKARTA - Manajemen Lion Air Group melakukan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing sebagai dampak pandemi corona. Sebanyak 2.600 orang pekerja tersebut dikurangi berdasarkan masa kontrak kerja yang sudah berakhir dan tidak diperpanjang. "Bukan pemutusan hubungan kerja , jadi pengurangan tenaga kerja berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang yaitu kurang lebih 2.
"Lion Air Group berencana bila di waktu mendatang kondisi perusahaan kembali pulih dan lebih baik secara bisnis, operasional serta pendapatan, maka karyawan dimaksud akan diprioritaskan untuk memiliki kesempatan kembali bekerja di Lion Air Group," tutur Danang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sangat Berat, Lion Air Group Berada di Masa SulitSebanyak 2.600 pegawai Lion Air Group tak diperpanjang kontraknya, bahkan sejak Maret sampai Juni gaji sudah dipotong. LionAir
Baca lebih lajut »
Hampir Rampung, SPAM Umbulan Bakal Pasok Air Bersih untuk 1,3 Juta Warga JatimSaat ini, tercatat progres pembangunan SPAM Umbulan sudah hampir rampung, atau sebesar 98,22 persen.
Baca lebih lajut »
Setelah Garuda Indonesia, Kini Giliran Lion Air PHK KaryawanPandemi Covid-19 telah memberikan pukulan telak terhadap industri penerbangan di seluruh dunia.
Baca lebih lajut »
Lion Air Kurangi 2.600 Pekerja, Ada Tenaga Kerja Asing JugaLion Air Group melakukan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing. Total Lion Air melakukan pengurangan 2.600 pekerja. LionAir Maskapai via detikTravel
Baca lebih lajut »
BMH Serahkan Wakaf Sumur Bor untuk Masyarakat Minus Air |Republika OnlineSumber air tanah diperoleh di kedalaman 40 meter.
Baca lebih lajut »