Di babak kualifikasi, Lewis Hamilton mencetak waktu satu menit 15,584 detik, unggul 0,059 detik dari rekan satu tim Valtteri Bottas.
TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Formula 1 asal Inggris, Lewis Hamilton, berhasil merebut pole position Grand Prix Spanyol setelah tampil tercepat di babak kualifikasi di Catalunya, Spanyol, Sabtu, 15 Agustus 2020. Hamilton mencetak waktu satu menit 15,584 detik, unggul 0,059 detik dari rekan satu timnya di Mercedes-Benz, Valtteri Bottas, untuk meraih pole position kelima kalinya di Catalunya dan menambah catatan rekor pole position ke-92 selama kariernya membalap di F1.
Baris keempat dihuni oleh duet McLaren Carlos Sainz dan Lando Norris. Norris unggul hanya 0,003 detik dari Charles Leclerc untuk menyingkirkan pebalap Ferrari itu ke P9.Pierre Gasly melengkapi posisi start sepuluh besar untuk AlphaTauri.Sementara itu Sebastian Vettel masih kewalahan menemukan kecepatan Ferrari SF1000 dan gagal lolos ke Q3 untuk kedua kalinya secara beruntun setelah terpaut 0,002 detik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lewis Hamilton Raih Posisi Start Terdepan GP Spanyol |Republika OnlineHamilton meraih pole position ke-92 dalam karier balapnya di F1.
Baca lebih lajut »
Hasil Kualifikasi Balapan F1 GP Spanyol 2020: Lewis Hamilton Kuasai Pole PositionHasil ini membuka kans Lewis Hamilton memenangkan F1 GP Spanyol empat musim secara beruntun.
Baca lebih lajut »
Lewis Hamilton Rajai Latihan Bebas Kedua F1 GP SpanyolLewis Hamilton mencatatkan waktu terbaik satu menit 16,883 detik.
Baca lebih lajut »
Lewis Hamilton Gambarkan Kesehariannya di Motorhome |Republika OnlineMotorhome merupakan bangunan modular yang dapat dipindahkan.
Baca lebih lajut »
Lewis Hamilton: Perubahan Mode Mesin F1 Rugikan MercedesLewis Hamilton: Perubahan Mode Mesin F1 Rugikan Mercedes. Langkah yang direncanakan Federasi Otomotif Internasional (FIA) untuk perubahan mode mesin di F1 adalah upaya “untuk memperlambat kita' dan akan merugikan Mercedes.
Baca lebih lajut »