Menurut LBH Jakarta, meski citra kepolisian semakin baik, tayangan-tayangan itu tidak sesuai dengan realita.
"Tayangan TV yang saat ini dihadirkan kepada masyarakat seperti 86, Buser, dan ada beberapa yang lain di televisi, kami pikir tadi hasil diskusinya adalah cenderung hanya pencitraan kepolisian, yang mana realitasnya tidak sesuai dengan fakta," ujar Arif dalam diskusi bertajuk"Kepolisian dalam Bingkai Media" di Kantor LBH Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu .
"Jadi seolah-olah mereka sudah mendapatkan stigma keliru, stigma salah, atau bahkan menjadi pelaku tindak pidana. Padahal belum tentu, karena belum ada putusan pengadilan," ujar dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
LBH Jakarta: Propam Itu Jeruk Makan Jeruk, Tak Efektif(LBH) Jakarta menilai, mekanisme kontrol atau pengawasan, baik secara internal maupun eksternal, untuk aparat kepolisian masih lemah.\n
Baca lebih lajut »
Jakarta 'Mati Lampu', Listrik Padam di Tengah Acara Diskusi LBHListrik padam sekitar pukul 12.00. Suasana ruangan tempat diskusi seketika gelap. Hanya cahaya matahari dari jendela yang menjadi penerang ruangan.
Baca lebih lajut »
Kadishub: Rencana Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap Belum PutusKadishub DKI Jakart mengatakan sosialisasi perluasan dan ganjil genap untuk sepeda motor baru akan diputuskan pekan depan.
Baca lebih lajut »
'Ini hanya lah soal waktu,' kata Verstappen soal pole position perdanaMax Verstappen meraih pole position perdana dalam karirnya di Formula 1 usai menjadi yang tercepat kualifikasi GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Sabtu dan ...
Baca lebih lajut »
Jakarta 'Mati Lampu', Listrik Padam di Tengah Acara Diskusi LBHListrik padam sekitar pukul 12.00. Suasana ruangan tempat diskusi seketika gelap. Hanya cahaya matahari dari jendela yang menjadi penerang ruangan.
Baca lebih lajut »
LBH Jakarta: Propam Itu Jeruk Makan Jeruk, Tak Efektif(LBH) Jakarta menilai, mekanisme kontrol atau pengawasan, baik secara internal maupun eksternal, untuk aparat kepolisian masih lemah.\n
Baca lebih lajut »