Pelayanan dari rumah ke rumah untuk imunisasi bayi atau balita.
REPUBLIKA.CO.ID,AMBON -- Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon Wendy Pelupessy menyatakan layanan posyandu dibatasi di masa pandemi Covid-19. "Layanan posyandu di kota Ambon dibatasi terutama saat Kota Ambon kembali masuk ke zona merah. Kita hanya membuka beberapa posyandu untuk melakukan imunisasi dan upaya pencegahan gizi buruk bagi bayi dan balita," katanya, Selasa.
Upaya tersebut dilakukan karena kondisi kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 sangat penting untuk dijaga. Mengingat virus atau bakteri dapat menyerang seseorang yang memiliki sistem imun yang rendah, terutama bagi anak-anak atau balita yang masih harus mendapatkan asupan vitamin. Wendy menyatakan, pelayanan akan dilakukan dengan konsep pos keliling, yakni warga yang memiliki balita atau ibu hamil dapat dipantau kesehatannya oleh para kader Posyandu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Higienitas Jadi Tantangan di Bisnis KulinerLewat produk Koki Pelangi, Anny Saputro menekankan pentingnya higienitas di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Baca lebih lajut »
Ambisi Besar Kia Motors untuk Pasar IndiaKia Motors akan meluncurkan kendaraan baru di India setahun dua kali di tengah pandemi COVID-19. KIAMotors
Baca lebih lajut »
XL Axiata Beri Akses Internet untuk Belajar Online ke Anak NelayanXL Axiata memberikan bantuan akses internet kepada anak-anak nelayan di salah satu desa di Serang, Banten, agar bisa tetap mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Layanan Posyandu Keliling di Masa Pandemi |Republika Online
Baca lebih lajut »
Upaya Kemenparekraf Dorong Kreatifitas Pelaku Usaha di Masa Pandemi Covid-19Kemenparekraf ingin pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif tetap semangat berkreasi meski di tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »