Otoritas di Florida, Amerika Serikat, menyetujui pelepasan 750 juta nyamuk rekayasa genetik. Tujuannya untuk menekan penyakit yang disebarkan nyamuk. Florida via detikHealth
Cara kerjanya menurut Oxitec, perusahaan yang melakukan rekayasa genetik, nyamuk-nyamuk tersebut seluruhnya jantan dan akan berusaha berkembang biak dengan nyamuk liar di alam. Hanya saja nyamuk rekayasa ini memiliki protein khusus yang akan membunuh keturunannya, sehingga semakin lama populasi nyamuk liar semakin berkurang.Proyek ini sudah direncanakan selama bertahun-tahun, namun kerap mendapat penolakan oleh aktivis.
Oxitec menanggapi tindakan pemanfaatan nyamuk rekaya genetik sudah terbukti aman oleh studi. Mereka juga sudah melakukannya berkali-kali di negara lain. "Kami sudah melepaskan milyaran nyamik kami selama beberapa tahun. Tidak ada potensi bahaya bagi lingkungan atau manusia," kata salah satu ilmuwan Oxites pada kantor berita AP.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Picu Kontroversi, Otoritas Florida Akan Sebar 750 Juta Nyamuk DengueNyamuk yang akan dilepas telah drekayasa secara genetika.
Baca lebih lajut »
Picu Kontroversi, Otoritas Florida Akan Sebar 750 Juta Nyamuk DengueNyamuk yang akan dilepas telah drekayasa secara genetika.
Baca lebih lajut »
Lalin Lancar, Jasa Marga Hentikan Lawan Arus di Tol Jakarta-CikampekJasa Marga menghentikan penerapan rekayasa contra flow atau lawan arus sepanjang 14 kilometer.
Baca lebih lajut »
Pekan Depan 9,1 Juta Pedagang Kecil Bakal Terima BantuanBantuan yang diberikan yakni berupa modal tunai senilai Rp2,4 juta yang ditargetkan kepada 9,1 juta pelaku usaha kecil terdampak pandemi virus korona.
Baca lebih lajut »
Malaysia Temukan Mutasi Baru Virus Corona yang Lebih BerbahayaMutasi baru virus corona ditemukan di Malaysia, yang dinamakan D614G. Hal tersebut...
Baca lebih lajut »
Dillian Ramal Fury Sikat Wilder, Lepas Gelar, Lawan AJ tanpa SabukDillian Whyte mencium niat busuk juara dunia Kelas Berat WBC Tyson Fury untuk menghindari mandatory fight melawannya agar...
Baca lebih lajut »