PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terus menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah memerangi pandemi virus corona (covid-19). Viruscorona
jpnn.com, SURABAYA - Melalui unit bisnisnya yaitu Siloam Hospitals Surabaya, Lippo Karawaci memberikan donasi berupa 20.000 masker, 1.000 pelindung muka , dan 5.000 gown kepada Kepolisian Daerah Jawa Timur. Bertempat di kantor polda Jawa Timur Rabu , Direktur dan CEO Siloam Hospitals Surabaya dmMaria M. Padmidewi melakukan penyerahan secara simbolis donasi tersebut kepada Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas donasi bagi Polda Jawa Timur. "Donasi berupa alat pelindung diri ini sangat berguna dan bermanfaat bagi anggota kami yang terus bertugas melayani masyarakat di tengah pandemi covid-19," tutur Fadil Imran.Baca Juga: Sementara itu, Maria m mengatakan bahwa bantuan itu juga merupakan bentuk saling mendukung dari antarpihak atuntuk sama-sama memutus rantai penyebaran virus corona.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lippo Karawaci TBK Donasikan APD ke Polda Jatim |Republika OnlineBantuan ini merupakan upaya saling mendukung dalam memutus penyebaran Covid-19
Baca lebih lajut »
Lippo Karawaci TBK Donasikan APD ke Polda Jatim |Republika OnlineBantuan ini merupakan upaya saling mendukung dalam memutus penyebaran Covid-19
Baca lebih lajut »
Peduli Korona, Siloam Hospital Surabaya Donasi APD ke Polda JatimBantuan itu merupakan bentuk saling mendukung untuk sama-sama memutus rantai penyebaran virus korona.
Baca lebih lajut »
Tercatat 175 Tenaga Kesehatan Jatim Terpapar Covid-19Sebanyak 175 tenaga kesehatan di Jatim tercatat telah terpapar virus corona atau Covid-19 sejak pandemi. tenagakesehatanterinfeksicorona
Baca lebih lajut »
PNS Pemprov Jatim Meninggal Terpapar CoronaKepala Bakesbangpol Jatim, Jonathan Judianto membenarkan seorang PNS di instansinya meninggal karena terpapar corona.
Baca lebih lajut »