Laporan PBB: Ekonomi global diproyeksikan tumbuh 1,9 persen pada 2023

Indonesia Berita Berita

Laporan PBB: Ekonomi global diproyeksikan tumbuh 1,9 persen pada 2023
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 70 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 51%

Inflasi tinggi, pengetatan moneter yang agresif, dan ketidakpastian yang meningkat, mengancam banyak negara - baik maju maupun berkembang.

JawaPos.com – Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat dari sekitar 3,0 persen pada 2022 menjadi 1,9 persen pada 2023, menandai salah satu tingkat pertumbuhan terendah dalam beberapa dekade terakhir, menurut laporan PBB yang diluncurkan pada Rabu .

Baca juga:Tiga Manfaat Magang ke Luar NegeriDikatakan momentum pertumbuhan melemah secara signifikan di Amerika Serikat , Uni Eropa, dan negara maju lainnya pada 2022, berdampak buruk pada ekonomi global lainnya melalui sejumlah saluran. Baca juga:BI: Uang Beredar Selama Desember 2022 Capai Rp 8.525,5 TriliunIni menunjukkan bahwa pengetatan kondisi keuangan global, ditambah dengan dolar yang kuat, memperburuk kerentanan fiskal dan utang di negara-negara berkembang.

Pada 2022 jumlah orang yang menghadapi kerawanan pangan akut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2019, mencapai hampir 350 juta. Periode kelemahan ekonomi yang berkepanjangan dan pertumbuhan pendapatan yang lambat tidak hanya akan menghambat pemberantasan kemiskinan, tetapi juga membatasi kemampuan negara untuk berinvestasi dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 secara lebih luas, laporan tersebut menekankan.

Direkomendasikan realokasi dan reprioritas pengeluaran publik melalui intervensi kebijakan langsung yang akan menciptakan lapangan kerja dan menghidupkan kembali pertumbuhan, mengingat hal ini akan membutuhkan penguatan sistem perlindungan sosial, memastikan dukungan berkelanjutan melalui subsidi yang ditargetkan dan sementara, transfer tunai, dan diskon pada tagihan utilitas, yang dapat dilengkapi dengan pengurangan pajak konsumsi atau bea cukai.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jawapos /  🏆 35. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

PBB: Ekonomi global 2023 diproyeksi tumbuh melambat, hanya 1,9 persenPBB: Ekonomi global 2023 diproyeksi tumbuh melambat, hanya 1,9 persenPertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat dari sekitar 3,0 persen pada 2022 menjadi 1,9 persen pada 2023, menandai salah satu tingkat pertumbuhan ...
Baca lebih lajut »

2 Mantan Juara Bentrok di 32 Besar Indonesia Masters 20232 Mantan Juara Bentrok di 32 Besar Indonesia Masters 2023Daihatsu Indonesia Masters 2023 ditinggal sejumlah pemain unggulan seperti dua finalis India Open 2023.
Baca lebih lajut »

Hingga 24 Januari 2023, 15 Pemain Sudah Dibeli Chelsea pada Musim 2022/2023 - Bola.netHingga 24 Januari 2023, 15 Pemain Sudah Dibeli Chelsea pada Musim 2022/2023 - Bola.netHingga 24 Januari 2023, 15 Pemain Sudah Dibeli Chelsea pada Musim 2022/2023
Baca lebih lajut »

Investor Domestik dan Asing Kumpul di MIF 2023, Bahas Strategi Bisnis ke DepanInvestor Domestik dan Asing Kumpul di MIF 2023, Bahas Strategi Bisnis ke DepanMandiri Investment Forum (MIF) 2023 bakal digelar pada 1 Februari 2023.
Baca lebih lajut »

Hasil Australian Open 2023:, Sebastian Korda Cedera, Karen Khachanov Lolos ke SemifinalHasil Australian Open 2023:, Sebastian Korda Cedera, Karen Khachanov Lolos ke SemifinalKaren Khachanov mencapai semifinal Australian Open 2023 untuk pertama kalinya pada Selasa, 24 Januari 2023.
Baca lebih lajut »

Menpora Tekankan Pentingnya Sukses F1Powerboat 2023 |Republika OnlineMenpora Tekankan Pentingnya Sukses F1Powerboat 2023 |Republika OnlineF1Powerboat 2023 Lake Toba digelar 24-26 Februari 2023.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 04:21:51