Laporan Keuangan Mandek, Begini Penjelasan Krakatau Steel

Indonesia Berita Berita

Laporan Keuangan Mandek, Begini Penjelasan Krakatau Steel
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 10 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 7%
  • Publisher: 59%

Sepanjang tahun 2022 Krakatau Steel mampu menjaga arus kas positif yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar US$ 306,58 juta atau setara Rp 4,78 triliun pada 2022

menjelaskan alasan terhambatnya pelaporan keuangan untuk tahun buku 2022 dikarenakan insiden kebakaran pada fasilitas. Di sisi lain selama 2022 perseroan berhasil membukukan peningkatan pendapatan sebesar 5,8% menjadi US$ 2,23 miliar.

Laba bruto tercatat sebesar US$ 202,47 juta atau setara dengan Rp 3,16 triliun serta Earning Before INterest, Tax and Amortization senilai US$ 108,72 juta atau setara dengan Rp 1,69 triliun.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Masyarakat yang Melek Keuangan Syariah Masih Minim, Harus Gimana Dong?Masyarakat yang Melek Keuangan Syariah Masih Minim, Harus Gimana Dong?Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, indeks literasi keuangan syariah atau melek keuangan syariah masih rendah.
Baca lebih lajut »

Banyak Startup India Poles Laporan Keuangan, Investor WaswasSetelah kasus Byju, ternyata banyak startup India yang punya masalah tata kelola dan terindikasi memoles lapkeu mereka.
Baca lebih lajut »

BPK Temukan Sejumlah Masalah di Laporan Keuangan Pemerintah 2022, Minta DitindaklanjutiLaporan Keuangan Pemerintah Pusat
Baca lebih lajut »

OJK: Inklusi Keuangan Tinggi tapi Literasi Rendah, Masalah Keuangan BanyakOJK: Inklusi Keuangan Tinggi tapi Literasi Rendah, Masalah Keuangan BanyakMenurut Deputi Direktur Akses Keuangan, Rose Dian Sundari, inklusi keuangan yang tinggi tapi literasi rendah akan mengakibatkan banyaknya pengaduan di sektor keuangan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 20:01:27