Laporan: Jerman Belum Siap untuk Reformasi Anti-Diskriminasi, Meski Ada Bias Muslim |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Laporan: Jerman Belum Siap untuk Reformasi Anti-Diskriminasi, Meski Ada Bias Muslim |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 63%

Muslim di Jerman merupakan minoritas yang paling tidak diterima di Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN–Komisaris Anti-Rasisme pemerintah Jerman, Reem Alabali-Radovan mengatakan setelah Sinti dan Roma, Muslim adalah minoritas yang paling tidak diterima di Jerman.

Untuk mengatasi ini, koalisi SPD Sosial Demokrat Kanselir Olaf Scholz, Partai Hijau dan FDP liberal memperkuat Badan Anti-Diskriminasi negara dengan menunjuk Ferda Ataman sebagai Komisaris Federal Independen pertama untuk Anti-Diskriminasi. “Tenggat waktu yang harus diambil korban untuk mengambil tindakan hukum terhadap diskriminasi terlalu singkat dalam delapan minggu,” kata Ataman dilansir dari Euractiv, Kamis .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Tegaskan Belum Tentukan Sikap soal ERP, Fraksi PDI-P: Perdanya Saja Belum Dibahas...Tegaskan Belum Tentukan Sikap soal ERP, Fraksi PDI-P: Perdanya Saja Belum Dibahas...Kata Gembong, Fraksi PDI-P baru bisa menentukan sikap terhadap ERP setelah ada pembahasan.
Baca lebih lajut »

Polres Metro Tangerang Kota Sambangi Kediaman Mantan Gubernur Banten Terkait Dugaan Teror Ular Kobra - Tribunnews.comPolres Metro Tangerang Kota Sambangi Kediaman Mantan Gubernur Banten Terkait Dugaan Teror Ular Kobra - Tribunnews.comPolres Metro Tangerang Kota Sambangi Kediaman Mantan Gubernur Banten Terkait Dugaan Teror Ular Kobra via tribunnews
Baca lebih lajut »

Kanselir Jerman Tetap Ingin Hindari Perang Antara Rusia-NATO |Republika OnlineKanselir Jerman Tetap Ingin Hindari Perang Antara Rusia-NATO |Republika OnlineJerman tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut dengan Rusia
Baca lebih lajut »

Wapres Terima Laporan Mentan Soal Kondisi Stok BerasWapres Terima Laporan Mentan Soal Kondisi Stok BerasWakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menerima laporan dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang mengungkap bahwa stok beras nasional cukup. Wakil...
Baca lebih lajut »

Saham di Jerman berbalik melemah, indeks DAX 40 turun 0,07 persenSaham di Jerman berbalik melemah, indeks DAX 40 turun 0,07 persenSaham-saham di bursa Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat (24/1/2023), menyusul aksi ambil untung dari kenaikan dua hari ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 13:33:38