Pengiriman bantuan ke dua lokasi yang terdampak bencana kekeringan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, masih terkendala. Warga yang lapar dan lelah terpaksa berjalan kaki 1-2 hari untuk mendapat makanan. Nusantara AdadiKompas
Warga yang terdampak bencana kekeringan di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi berjalan kaki kembali ke rumahnya setelah mengambil bantuan makanan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis . Waktu perjalanan dari Sinak ke Agandugume dan Lambewi memakan waktu satu hingga dua hari.
Akibatnya, warga kelaparan dari Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi harus berjalan kaki mengambil sendiri bantuan makanan itu. Lama perjalanannya 1-2 hari. Akibatnya, warga yang lapar terpaksa mengonsumsi tanaman umbi-umbian yang sudah busuk. Ironisnya, itu membuat mereka terkena diare. Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Jayapura Sulaiman memaparkan, suhu di daerah terdampak mencapai 10 derajat celsius saat malam. Diperkirakan fenomena alam ini akan terjadi hingga September.
Korbannya, tercatat empat orang meninggal karena sakit. Kejadian ini juga berdampak pada 568 orang lainnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kekeringan dan Kelaparan di Papua Tengah, Enam MeninggalEnam orang meninggal akibat kekeringan di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Hidup ribuan warga juga terdampak. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »
6 Orang Meninggal Akibat Cuaca Ekstrem di Kabupaten Puncak Papua TengahBupati Puncak, Papua Tengah, Willem Wandik mengungkapkan terdapat enam warganya yang dilaporkan meninggal dunia karena sakit akibat cuaca ekstrem.
Baca lebih lajut »
Bantuan Bencana Kekeringan di Papua Tengah Masih Tertahan, Kapolda: Kita Mobilisasi Masyarakat ke SinakBencana kekeringan di Puncak, Papua Tengah, belum teratasi karena bantuan yang dikirim pemerintah tidak dapat tersalurkan akibat gangguan keamanan
Baca lebih lajut »
Warga Antusias Kedatangan Kaesang, PSI: Warga Depok Rindu Perubahan |Republika OnlinePSI sebut warga Depok antusias kedatangan Kaesang karena rindu perubahan.
Baca lebih lajut »
Daerah Otonom Baru Dinilai Bisa Percepat Penyelesaian Pelanggaran HAM di PapuaKetua Bamus Papua Willem Frans Ansanay Willem melihat dengan adanya Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua akan memudahkan penanganan kasus pelanggaran HAM di Papua
Baca lebih lajut »
Putin Janjikan Pengiriman Biji-bijian Rusia ke AfrikaPresiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan kepada para pemimpin dan pejabat negara-negara Afrika pada hari Kamis (27/7), bahwa Moskow akan menyediakan biji-bijian untuk dijual atau diberikan secara gratis ke negara-negara yang paling membutuhkan, untuk menghindari ketidakpastian pasokan pangan...
Baca lebih lajut »