Langkah Untirta dorong pemerataan dokter spesialis di Banten
ANTARA -
Sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah di Banten mengalami kekurangan dokter spesialis, padahal Konsil Kedokteran Indonesia mendata keberadaan dokter dari empat spesialis dasar sudah mencukupi. Untuk itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Siti Farida, mendorong pemerintah mempersiapkan inovasi dan regulasi terkait pendistribusian dokter spesialis di agar penyebarannya merata.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kisah Paniknya Rektor Untirta Banten Kembalikan Uang Rp150 Juta ketika Tahu KPK OTT KaromaniDi depan persidangan, Rektor Untirta Banten Fatah Sulaiman bercerita bagaimana dirinya panik kembalikan uang Rp150 juta saat tahu KPK OTT Karomani.
Baca lebih lajut »
PT Pharos Indonesia Lakukan Voluntary Recall PraxionPT Pharos Indonesia menyatakan keprihatinannya dan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan konsumen.
Baca lebih lajut »
DPR Soal Situasi Papua: Pemerintah Harus Ambil Langkah TegasTim gabungan sedang melakukan langkah-langkah taktis dan teknis
Baca lebih lajut »
Menkes Ungkap Langkah Cegah Kasus Diabetes pada AnakMenkes mengungkapkan langkah-langkah pihaknya dalam mencegah peningkatan kasus Diabetes Melitus (DM) pada anak.
Baca lebih lajut »
Agenda PKS Sowan ke Golkar, Partai Demokrat: Koalisi Perubahan Terbuka untuk MenerimaPartai Demokrat mengungkapkan telah mengetahui agenda pertemuan antara PKS dengan Golkar sebagai langkah silaturahmi membangun koalisi.
Baca lebih lajut »
Kasus Suap Rektor Unila Terbaru, Rektor Untirta Akui Titip Anak Berprestasi | merdeka.comRektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten Fatah Sulaiman bersaksi dalam sidang lanjutan kasus suap Penerimaan Mahasiswa BAru (PMB) Unila Tahun 2022 di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung, Selasa (7/2). Fatah mengakui pernah menitipkan anak kerabatnya masuk Unila kepada terdakwa Karomani.
Baca lebih lajut »