Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk tim untuk mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia.
Indonesia akan bekerja untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat daya tarik wisata kesehatan dunia.
"Dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama kita akan tandatangani kesepakatan agar dibentuk satu kelembagaan Indonesian Health Tourism Health Council," ujar Sandiaga menurut rilis yang diterimaKonsil Wisata Kesehatan Indonesia nantinya akan bertugas mengembangkan inovasi produk dan kolaborasi layanan unggulan wisata kesehatan Indonesia.sebagai penyelenggara lima kluster konsep wisata kesehatan Indonesia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kembangkan Wisata Kesehatan, Sandiaga Uno Gandeng IDI'Kita harapkan ini jadi satu langkah pembenahan secara struktural karena per tahun ada hampir Rp 100 triliun lebih yang dibelanjakan di luar negeri oleh terkait layanan kesehatan yang sebetulnya bisa dilakukan di Indonesia,' kata Sandiaga Uno. TempoTravel
Baca lebih lajut »
Tak Terbatas Domisili, Vaksinasi Disabilitas Bisa di Semua Sentra Vaksinasi Covid-19Penyandang disabilitas dapat dilayani untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di fasilitas kesehatan manapun di Indonesia.
Baca lebih lajut »
Jika GoTo Melantai di Bursa, Ini Dampaknya bagi Reksa DanaPaska-merger antara Gojek dengan Tokopedia menjadi GoTo, langkah selanjutnya adalah melantai di Bursa Efek Indonesia
Baca lebih lajut »
Outbond di Baturraden Dibubarkan Polisi, Ini Penjelasan PengelolaPengelola obyek wisata di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, mengklaim sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam acara yang dibubarkan.
Baca lebih lajut »
Jamur Hitam Mewabah di India, Menkes : Belum ada di IndonesiaMENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan penyakit 'mukormikosis' atau 'jamur hitam' yang berisiko menginfeksi pernapasan pasien covid-19 hingga saat ini belum terdeteksi di Indonesia.
Baca lebih lajut »
Nakes di Kudus yang terpapar COVID-19 bertambah jadi 196 orangJumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang terjangkit COVID-19 bertambah menjadi 196 orang, termasuk tiga pejabat di dinas kesehatan setempat.
Baca lebih lajut »